
Kepribadian orang yang perlu kamu jauhi jika ingin maju menurut psikologi
JawaPos.com – Tidak semua orang di sekitarmu membawa dampak positif bagi perkembangan diri. Beberapa individu justru bisa menjadi penghambat untuk maju dalam hidupmu.
Menurut psikologi, ada tipe-tipe kepribadian tertentu yang sebaiknya kamu jauhi jika kamu ingin berkembang dan mencapai tujuan hidup dengan lebih mudah.
Mereka mungkin terlihat biasa saja pada awalnya, tetapi jika dibiarkan terlalu lama dalam lingkaran sosialmu, mereka bisa menjadi penghalang besar bagi kesuksesan dan kesejahteraan mentalmu.
Dilansir dari geediting.com pada Jumat (14/2), diterangkan bahwa terdapat delapan tipe kepribadian orang yang harus kamu jauhi menurut psikologi, jika kamu ingin maju dalam hidup.
1. Pengeluh berkepanjangan
Para pengeluh kronis adalah mereka yang tidak pernah merasa puas dengan apapun dalam hidup mereka. Mereka cenderung mencari-cari masalah bahkan dalam situasi yang sebenarnya baik-baik saja, seperti mengeluhkan cuaca yang terlalu panas saat matahari bersinar atau terlalu suram saat mendung.
Perilaku mengeluh yang terus-menerus ini berbeda dengan seseorang yang sesekali butuh meluapkan emosinya karena menghadapi kesulitan yang nyata. Menurut konsep penularan emosi dalam psikologi, suasana hati bisa menular, sehingga berada di sekitar orang-orang negatif dapat menurunkan energi dan pandangan kamu terhadap kehidupan.
2. Penguras energi
Mereka adalah tipe orang yang menguras energi positif dan sumber daya emosional kamu secara perlahan namun pasti. Terkadang cara mereka tidak terlalu mencolok - bisa jadi hanya kebutuhan konstan akan perhatian, simpati, atau dukungan kamu.
Ketika berinteraksi dengan mereka, kamu akan merasa sangat lelah dan terkuras secara mental. Seringkali kamu bahkan mulai merasa cemas dan takut ketika harus bertemu atau berbicara dengan mereka.
3. Pengkritik abadi
Kritik yang membangun memang diperlukan untuk pengembangan diri, namun ada perbedaan besar antara masukan yang bermanfaat dengan pencarian kesalahan yang tak berkesudahan.
Para pengkritik abadi akan selalu mencari celah dalam mimpi-mimpi kamu dan meremehkan pencapaian yang telah kamu raih, seringkali karena mereka memproyeksikan ketidakamanan diri mereka sendiri kepada kamu.
Seperti kata Helen Keller, “Satu-satunya hal yang lebih buruk dari kebutaan adalah memiliki penglihatan tetapi tidak memiliki visi.” Pengkritik semacam ini seringkali tidak memiliki visi untuk diri mereka sendiri, sehingga mereka akan berusaha mencari kelemahan dalam visi kamu.
4. Kelompok pemain aman

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
