
Ilustrasi orang-orang yang sering mengganti foto profil media sosial.
JawaPos.com – Foto profil di media sosial bukan sekadar gambar, tetapi juga cerminan identitas digital seseorang. Bagi sebagian orang, foto profil jarang diubah, tetapi ada juga yang menggantinya dengan frekuensi tinggi bahkan setiap minggu atau bulan.
Ternyata, kebiasaan ini tidak hanya sekadar gaya atau kesenangan semata, tetapi juga berkaitan dengan aspek psikologis seseorang.
Beberapa penelitian di bidang psikologi kepribadian dan media sosial menunjukkan bahwa individu yang sering mengganti foto profil cenderung memiliki karakteristik tertentu.
Kebiasaan ini bisa mencerminkan cara seseorang memandang diri sendiri, bagaimana mereka ingin dilihat oleh orang lain, atau bahkan kondisi emosional mereka.
Namun, apakah ini berarti orang yang sering mengganti foto profil memiliki kepribadian tertentu?
Dilansir dari berbagai jurnal penelitian psikologi kepribadian dan media sosial, Jumat (14/2), berikut tujuh ciri kepribadian yang umumnya dimiliki oleh mereka yang sering mengganti foto profil di media sosial.
1. Suka Mencari Validasi dan Menikmati Perhatian yang Tertuju Padanya
Salah satu alasan utama seseorang sering mengganti foto profil adalah untuk mendapatkan validasi sosial. Media sosial telah menjadi platform di mana interaksi dan pengakuan dari orang lain sangat berharga.
Setiap kali foto baru diunggah, ada harapan mendapatkan like, komentar, atau respons yang meningkatkan rasa percaya diri.
Menurut penelitian Przybylski dan Weinstein (2017), individu yang lebih sering mengganti foto profil di media sosial cenderung memiliki ketergantungan lebih tinggi terhadap validasi eksternal. Mereka merasa lebih baik tentang diri mereka sendiri ketika mendapatkan respons positif dari lingkungannya.
2. Menunjukkan Identitas yang Berubah
Mengganti foto profil bisa menjadi bentuk eksplorasi identitas. Ini sering terlihat pada remaja yang masih dalam tahap mencari jati diri. Setiap foto baru bisa mencerminkan kepribadian yang sedang berkembang atau mencoba menampilkan versi diri yang berbeda.
Dalam teori perkembangan psikososial Erikson, fase pencarian identitas sangat penting pada masa remaja dan anak muda. Sebuah studi oleh Schwartz et al. (2021) menemukan bahwa media sosial sering digunakan oleh individu muda untuk bereksperimen dengan identitas mereka, termasuk melalui perubahan foto profil.
3. Mencerminkan Perubahan Mood dan Emosi
Seperti halnya pakaian yang kita pilih setiap hari, foto profil juga bisa mencerminkan suasana hati seseorang. Ketika sedang bahagia, seseorang mungkin memilih foto yang ceria dan penuh warna.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
