Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Februari 2025 | 21.53 WIB

8 Perilaku yang Menunjukkan Bahwa Seseorang Kurang Tidur, Menurut Psikologi: Salah Satunya Terus Minum Kopi Supaya Tetap Bugar

Ilustrasi orang yang kurang tidur dan minum kopi.(freepik.com/pvproductions) - Image

Ilustrasi orang yang kurang tidur dan minum kopi.(freepik.com/pvproductions)

JawaPos.com - Tidur yang cukup merupakan salah satu penunjang kesehatan baik secara fisik maupun mental, orang yang mengabaikan kualitas tidur sulit untuk fokus di siang hari.

Mengutip dari laman RS Pondok Indah pada Kamis (13/02) kurangnya tidur juga dapat menyebabkan gangguan fungsi kognitif ringan hingga sedang, gangguan keseimbangan, kestabilan emosional, hingga tidak stabilnya tekanan darah.

Oleh karena itu, menurut yang dilansir dari laman Hack Spirit pada Kamis (13/02), ada 8 perilaku yang menunjukkan bahwa seseorang tersebut kurang tidur, begini menurut psikologi:

1. Terus-menerus mengandalkan kafein untuk tetap bugar

Jika kamu menelan beberapa cangkir kafein hanya untuk merasa terjaga dari jarak jauh, mungkin kurang tidur daripada yang sebenarnya dibutuhkan.

Kafein adalah perbaikan sementara yang menutupi masalah yang mendasarinya. Sebagaimana dicatat oleh National Sleep Foundation, asupan kafein berlebihan dapat menjadi bumerang dengan membuatnya lebih sulit untuk tertidur di malam hari, hingga menciptakan lingkaran setan.

2. Mudah tersinggung

Kurang istirahat kronis dapat menghilangkan ketahanan emosional kita, serta membuat gangguan kecil terasa seperti penghinaan pribadi yang besar.

Menurut penelitian, orang yang kurang tidur cenderung memiliki reaktivitas emosional yang meningkat. Itu berarti stres sehari-hari di lalu lintas, koneksi internet yang lambat, atau bahkan kritik ringan dapat memicu reaksi yang besar.

3. Sulit berkonsentrasi atau mengingat detail sederhana

Tidur sangat penting untuk fungsi kognitif. Otak mengkonsolidasikan ingatan dan memproses informasi saat kita tidur siang, jadi tidak mengherankan jika tidur yang kurang berubah dapat menyebabkan kita menjadi kacau.

Studi menunjukkan bahwa tidur yang cukup membantu "menyemen" informasi dan pengalaman baru ke dalam otak. Di sisi lain, kantuk kronis dapat membuatmu sulit untuk mengingat hal-hal sederhana sekalipun.

4. Merasa kekurangan energi

Ketika kita kehilangan energi maka sering mencari solusi dari camilan manis, daftar putar musik, atau hal lainnya, dan itu sama sekali tidak berdampak apapun.

Maka jika hal tersebut terjadi, maka ini menjadi sinyal bahwa tubuh butuh istirahat dan mulailah untuk melatih kesadaran sehingga kamu mampu menjalaninya dengan seimbang.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore