Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Februari 2025 | 15.49 WIB

7 Latihan Otak dalam Rangka Mengurangi Scroll Media Sosial: Salah Satunya dengan Memilih Waktu dan Tempat yang Bebas HP

Ilustrasi orang yang hobinya update kehidupan di media sosial - Image

Ilustrasi orang yang hobinya update kehidupan di media sosial

JawaPos.com - Scroll media sosial adalah aktivitas yang sering kita lakukan dikala senggang, entah itu setelah pulang kerja, di sela-sela istirahat, atau mungkin saat menghabiskan waktu akhir pekan.

Kegiatan yang terlihat sepele ini sangat berdampak besar jika dibiarkan, kita jadi lupa makan, istirahat dengan tenang, atau melakukan penundaan terhadap pekerjaan.

Dengan scroll media sosial, otak kita akan lelah karena terus dipaksa memproses informasi.

Dilansir dari laman Blog Herald pada Rabu (12/02) ada 7 latihan otak dalam rangka mengurangi scroll media sosial, diantaranya :

1. Perubahan pola pikir 5-5-5

Salah satu cara tercepat untuk keluar dari siklus scroll media sosial adalah dengan membumi di masa sekarang. Setiap kali kamu meraih ponsel dan berniat melakukan hal itu, berhentilah sejenak untuk mengatur ulang pola 5-5-5.

Pertama, lima napas lambat dengan tarik napas dalam-dalam, tahan sebentar, lalu hembuskan perlahan. Kedua, ada lima pengamatan untuk melihat sekeliling dan perhatikan lima hal yang dapat dilihat seperti warna dinding, pola di lantai, atau sinar matahari.

Ketiga, lima peregangan ringan dengan putar bahu, miringkan leher ke samping, atau regangkan pergelangan tangan. Latihan singkat ini mematahkan kondisi "autopilot" mental.

Daniel Goleman, yang dikenal karena karyanya tentang kecerdasan emosional, mengingatkan kita bahwa mengalihkan perhatian ke indra dapat membantu membangun kesadaran diri yang lebih besar.

2. Ubah kebosanan menjadi rasa ingin tahu

Scroll media sosial adalah aktivitas pilihan dikala kita bosan menunggu dalam antrean, menghabiskan waktu di sela-sela mengerjakan tugas, atau bahkan menunda-nunda sesuatu yang tidak ingin dilakukan.

Daripada meraih ponsel, cobalah untuk menumbuhkan rasa ingin tahu tentang lingkungan sekitar, lalu tanyakan kepada diri sendiri beberapa pertanyaan sederhana seperti detail ruangan, suara di alam sekitar, atau suasana dalam lingkungan tersebut.

Susan Cain telah membahas kekuatan pengamatan yang tenang, dengan mencatat bahwa kita sering melewatkan keindahan yang halus ketika terus-menerus terganggu, yakni dengan media sosial.

3. Tetapkan waktu dan tempat yang bebas dari HP

Salah satu strategi sederhana adalah memilih waktu atau tempat tertentu di mana kamu tidak akan scroll media sosial. Contoh kecilnya saat kamu menetapkan aturan untuk tidak main HP di kasur saat hendak tidur atau meja makan saat kumpul keluarga.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore