
Ilustrasi seorang perempuan yang sedang merekam voice note. (Freepik)
JawaPos.com – Kegiatan saling berkirim pesan adalah hal umum yang dilakukan orang-orang untuk menyampaikan informasi cepat dari jarak jauh. Di samping dari orang-orang yang lebih suka membalas pesan dengan ketikan, ternyata ada beberapa yang lebih suka menggunakan pesan suara.
Pilihan mereka untuk menggunakan pesan suara bukan semata hanya soal mengikuti tren, tetapi lebih merupakan ekspresi dari individualitas. Ada delapan ciri unik yang biasanya mereka miliki, seperti yang dijelaskan dari laman Geediting.
Ciri-ciri ini secara tidak langsung menunjukkan, bahwa kita perlu untuk menghargai perbedaan dalam cara berkomunikasi dan menghormati preferensi masing-masing individu, karena perbedaan tersebutlah yang membuat interaksi dunia digital kita menjadi lebih bermakna dan manusiawi.
1. Multitasker alami
Orang yang lebih memilih pesan suara cenderung unggul dalam multitasking. Baik saat bekerja, memasak, atau berolahraga, mereka dapat berkomunikasi dengan mudah tanpa mengganggu alur aktivitas mereka. Bagi mereka, merekam pesan suara adalah cara efisien untuk tetap terhubung tanpa kehilangan fokus pada tugas yang lain.
2. Ekspresif dalam berkomunikasi
Pesan suara memungkinkan individu untuk berkomunikasi secara lebih autentik. Mulai dari nada, kecepatan, dan jeda dalam suara mereka, ada kedalaman tambahan, yang mengekspresikan emosi dengan cara yang tidak bisa dilakukan pesan teks. Bentuk komunikasi ini membantu mereka untuk berbagi perasaan secara lebih tulus dan terbuka.
3. Berpikir cermat dengan waktu
Para pengguna pesan suara cenderung lebih memperhatikan waktu, karena itu mereka lebih memilih pesan suara untuk menghindari tugas mengetik yang memakan waktu. Ini adalah cara komunikasi yang lebih efisien, yang memungkinkan mereka untuk tetap fokus pada prioritas lain.
4. Memahami kekuatan komunikasi non-verbal
Orang-orang ini menyadari bahwa komunikasi bukan hanya soal kata-kata. Mereka sangat menghargai kekuatan nada dan intonasi, yang lebih baik disampaikan melalui pesan suara daripada teks tertulis, karena bagi mereka ini adalah cara terbaik untuk memperkuat koneksi emosional yang lebih dalam.
5. Nyaman dengan kerentanannya
Berbeda dengan ketikan, pesan suara lebih bersifat mentah dan tidak dipoles, yang membuat pengirim terlihat lebih rentan. Mereka yang lebih suka mengirim pesan suara artinya merasa nyaman untuk menunjukkan diri mereka yang sebenarnya. Mereka tidak takut untuk memperlihatkan segala ketidaksempurnaan, karena bagi mereka ini adalah salah satu cara untuk membangun kepercayaan dan koneksi.
6. Menghargai koneksi pribadi
Bagi beberapa orang, pesan suara dapat menambah kehangatan dan kepribadian dalam percakapan. Dengan menggunakan suara mereka, individu-individu ini memastikan bahwa pesan tersebut lebih personal dan manusiawi, ini adalah cara yang bagus untuk merawat hubungan dalam dunia digital yang semakin impersonal.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
