Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Februari 2025 | 05.46 WIB

7 Alasan Anak Tidak Mau Mendengarkan Nasihat Orang Tua, Salah Satunya Merasa Dikritik

Ilustrasi Alasan Anak Tidak Mau Mendengarkan (Lifestylememory/freepik.com) - Image

Ilustrasi Alasan Anak Tidak Mau Mendengarkan (Lifestylememory/freepik.com)

JawaPos.com - Setiap orang tua pasti pernah mengalami momen di mana anak mereka tidak atau tidak mau mendengarkan. Sudah berulang kali memberi instruksi, namun mereka tetap mengabaikan? Frustrasi memang, tetapi biasanya ada alasan di balik sikap tersebut. Anak-anak, terutama pada usia tertentu, dapat merasa kewalahan dengan banyaknya perintah yang mereka terima.

Bisa jadi mereka mengabaikan instruksi guna mendapatkan perhatian atau reaksi. Sayangnya, jika kesulitan mendengarkan terus berlanjut, kondisi ini terkait dengan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktif (ADHD). ADHD memengaruhi kemampuan anak agar fokus dan mengikuti arahan. Jangan khawatir, ada banyak cara membantu anakmu.

Dengan pendekatan yang tepat baik melalui komunikasi yang lebih baik, strategi belajar yang efektif, atau bantuan profesional kamu bisa membantu anak mengembangkan keterampilan mendengarkan.

Melansir Psych Central, berikut ini beberapa alasan anak tidak mau mendengarkan yang harus diketahui oleh orang tua, salah satunya merasa dikritik.

1. Ingin tegas dengan diri sendiri

Menjadi anak berarti mereka sedang menjalani perjalanan dalam mengenal dunia dan juga diri mereka sendiri. Seiring dengan tumbuh kembangnya, mereka mulai mengeksplorasi dan mendobrak batasan-batasan yang ada hingga mulai munculnya kesadaran diri yang lebih kuat.

Pada tahap ini, anak mungkin mulai berusaha menegaskan diri, mencoba menunjukkan kontrol atau kekuasaan atas lingkungan mereka, di mana ini menjadi sesuatu yang jarang mereka miliki. Tak jarang, mereka juga mencari perhatian atau reaksi darimu. Kondisi ini adalah cara mereka menguji batasan dan peran mereka dalam hubungan.

Sayangnya, kamu harus memberi tahu mereka bahwa mengabaikan arahan atau tidak mendengarkan akan lebih berdampak negatif bagi mereka daripada bagimu. Ini bukan hanya soal peraturan, tetapi tentang mengajarkan mereka tanggung jawab dan pengaruh tindakan mereka dalam kehidupan sehari-hari.

2. Ada hal yang menarik perhatian anak

Anakmu mungkin tampak tidak mendengarkan saat kamu berbicara, namun ini bisa jadi sebab mereka terlalu fokus pada hal lain. Saat mereka sedang asyik dengan aktivitas seperti bermain atau menonton TV, perhatian mereka bisa terfokus sepenuhnya pada itu, bukan pada apa yang kamu katakan. Hal ini wajar karena anak-anak belum punya kemampuan mengatur fokus seperti orang dewasa.

Ketika mereka terlibat pada sesuatu yang menarik, mereka bisa kehilangan kesadaran tentang hal-hal di sekitar mereka. Jadi, jangan langsung berasumsi bahwa mereka sengaja mengabaikanmu. Sebagai orang tua, memberikan waktu bagi anak guna menyelesaikan aktivitasnya atau mendekati mereka secara lembut untuk meminta perhatian menjadi cara yang lebih efektif dalam berkomunikasi.

3. Anak merasa dikritik

Baik orang dewasa maupun anak-anak, umumnya sulit merespons kritik atau hal-hal negatif dengan cara yang positif. Anakmu mungkin mengabaikanmu jika mereka merasa dihakimi atau diberi tahu bahwa mereka melakukan sesuatu yang salah. Saat anak merasa disalahkan atau terpojok, dibandingkan mendengarkan, mereka justru mungkin lebih memilih menarik diri atau mengabaikan perintahmu.

Selain itu, anak-anak juga bisa kesulitan mendengarkan apabila mereka merasa tidak didengarkan atau apabila perasaan mereka dianggap sepele. Saat anak merasa bahwa suara atau kebutuhan mereka diabaikan, mereka mungkin menjadi lebih tertutup dan enggan merespons. Perasaan dihargai dan didengar merupakan hal yang sangat penting bagi mereka, dan saat itu tidak tercapai, komunikasi bisa menjadi lebih sulit.

Kamu harus menyadari bahwa mendengarkan bukan hanya tentang instruksi yang kamu berikan, namun juga bagaimana caramu berinteraksi dengan perasaan anak. Ketika anak merasa dihargai dan tidak dihakimi, mereka lebih mungkin merespons dengan cara yang positif dan mendengarkan apa yang kamu katakan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore