Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Februari 2025 | 03.47 WIB

Orang yang Menghindari Kontak Mata di Depan Umum Biasanya Menunjukkan 8 Ciri Kepribadian ini Menurut Psikologi

Ilustrasi orang menghindari kontak mata dengan lawan bicaranya. (Pexels) - Image

Ilustrasi orang menghindari kontak mata dengan lawan bicaranya. (Pexels)

JawaPos.com - Beberapa orang mungkin tidak dapat melakukan kontak mata di depan umum. Mereka mungkin sengaja menghindarinya atau memang menjadi kebiasaan yang sering dilakukan.

Menghindari kontak mata dapat memberitahu banyak hal tentang kepribadian seseorang. Ini bukan hanya sekedar rasa malu atau introvert, tetapi ada hal lain yang tersembunyi.

Psikologi menemukan bahwa orang yang menghindari kontak mata cenderung memiliki ciri-ciri tertentu.

Dilansir dari Geediting, inilah delapan ciri umum yang ditemukan pada orang-orang yang malu melakukan kontak mata di depan umum.

1. Cenderung lebih introspeksi

Orang yang menghindari kontak mata di depan umum seringkali menghabiskan banyak waktu di dalam kepala mereka sendiri. Mereka adalah pemikir yang mendalam, terus-menerus menganalisis dunia di sekitarnya dan merenungkan pengalaman mereka.

Introspeksi ini bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, hal itu membuat mereka menjadi individu yang lebih sadar diri dan bijaksana. Di sisi lain, hal itu dapat menyebabkan mereka menarik diri dari interaksi sosial, terutama saat mereka merasa kewalahan.

2. Mungkin mengalami kecemasan sosial

Pertemuan sosial yang besar dengan ruangan yang penuh ramai dengan percakapan, seringkali membuat mereka menghindari kontak mata dan menunduk melihat sepatu. Itu bukan karena mereka tidak ingin terlibat. Kecemasan berada di tengah keramaian membuat mereka merasa terekspos dan rentan.

Kecemasan sosial dapat membuat kontak mata terasa menakutkan. Bagi banyak orang, menatap mata seseorang di depan umum dapat memicu kekhawatiran akan dihakimi atau diawasi. Situasi tersebut akan membuat jantung mereka berdebar kencang.

3. Kepekaan yang tinggi terhadap rangsangan

Beberapa orang menghindari kontak mata karena mereka mengalami dunia dengan lebih intens. Indra mereka dapat menangkap setiap detail kecil yang dapat menarik sekaligus luar biasa.

Bagi individu dengan kepekaan tinggi terhadap rangsangan, melakukan kontak mata dapat terasa seperti informasi yang berlebihan. Perubahan halus dalam ekspresi wajah, intensitas tatapan orang lain, dan bahkan kebisingan sekitar dapat menjadi terlalu banyak untuk diproses sekaligus.

Dalam beberapa penelitian, telah ditunjukkan bahwa kepekaan tersebut terkait dengan tingkat empati dan kreativitas yang lebih tinggi. Hal ini membuat mereka menjadi sangat tanggap dalam berinteraksi, meskipun kontak mata bukanlah keahlian mereka.

4. Menyukai koneksi yang lebih dalam

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore