
Ilustrasi balita yang tantrum. (Unsplash)
JawaPos.com – Saat balita tantrum, mungkin kita sebagai orang tua sulit bahkan lupa untuk menahan diri untuk tidak meledak. Selama balita tantrum, penting bagi orang tua untuk mengetahui akar permasalahannya dan sebisa mungkin mengendalikan emosi.
Dalam artikel ini, disajikan sembilan cara efektif untuk menenangkan balita tantrum. Dari sembilan cara efektif tersebut, nomor tujuh paling sering dilewatkan oleh orang tua, apakah itu? Dilansir dari Parents, berikut penjelasannya.
1. Tangani perilaku agresif dengan segera
Apakah anak anda menjadi agresif saat mengamuk, memukul, menendang, menggigit, atau melempar barang? Segera hentikan mereka dan jauhkan mereka dari situasi tersebut.
Jelaskan bahwa meskipun perasaan mereka wajar, menyakiti orang lain atau diri mereka sendiri tidaklah wajar.
Pikirkan: "Tidak apa-apa marah padaku, tetapi tidak boleh memukul. Aku tidak akan membiarkanmu memukulku".
Atau: "Menara balokmu roboh, dan kamu marah. Tidak apa-apa. Tetapi tidak boleh melempar balok."
Tetaplah tenang, tetapi bersikaplah tegas. Dalam hal perilaku agresif, mencontohkan perilaku tanpa kekerasan dan menangani konflik secara produktif adalah cara terbaik untuk mengajarkan anak anda perilaku yang Anda harapkan.
2. Biarkan anak anda marah
"Terkadang seorang anak hanya perlu melampiaskan amarahnya. Jadi, biarkan saja," kata Linda Pearson, RN, seorang praktisi perawat keluarga yang tinggal di Denver dan salah satu penulis The Discipline Miracle. Orang tua hanya perlu memastikan tidak ada yang dapat menyakiti mereka atau orang lain.
"Saya sangat percaya pada pendekatan ini karena membantu anak-anak belajar cara melampiaskan amarah dengan cara yang tidak merusak. Mereka mampu melampiaskan perasaan mereka, menenangkan diri, dan mendapatkan kembali kendali diri, tanpa terlibat dalam pertengkaran atau adu kemauan dengan Anda," lanjutnya.
Anda harus tetap dekat dengan balita anda dan berada di sana untuk memberikan dukungan dan sebagai sumber ketenangan.
Idenya bukanlah untuk mengabaikan dan memutus hubungan dengan anak anda, tetapi membiarkan mereka merasakan perasaan mereka di tempat yang tenang, aman, dan terdukung.
3. Tentukan tujuan anda
Terkadang, mengalah sedikit bisa menjadi strategi yang bijak. Namun, perhatikan keseimbangannya. Jika anda terlalu sering menggunakan strategi ini, anda akan gagal karena berpotensi memperkuat perilaku tantrum, menurut Dr Rubinowitz.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
