
Orang susah move on. (pexels.com)
JawaPos.com - Putus cinta seringkali menjadi salah satu pengalaman emosional yang paling berat dalam hidup seseorang. Ketika perasaan sayang sudah begitu mendalam dan segala kenangan indah bersama pasangan terpatri erat di dalam pikiran, sulit rasanya untuk melepaskan atau move on.
Kita terjebak dalam lingkaran pikiran yang berulang, seakan-akan setiap detik harus memutar kembali momen-momen yang sudah berlalu, berharap bisa mengubahnya.
Perasaan ini kerap datang dengan membawa rasa sakit yang terus menggelayuti, menciptakan ketegangan emosional yang tidak mudah dilepaskan. Bahkan, terkadang, meskipun sudah berusaha sekuat tenaga untuk melupakan, wajah atau suara mantan pasangan terus hadir dalam pikiran tanpa henti, memengaruhi keseharian kita.
Dalam kondisi seperti ini, Bagaimana cara melepaskan diri dari perasaan tersebut dan memulai proses penyembuhan? JawaPos.com merangkum 15 langkah psikologi mindfulness yang dapat membantu Anda pulih lebih cepat setelah putus cinta, dilansir dari Psychology Today (31/1). Berikut adalah cara yang efektif dalam menghadapi perasaan setelah putus cinta:
Tentu, berikut adalah revisi yang memasukkan kata "move on" pada setiap pembahasan:
1. Beri Waktu, Kurangi Kata-Kata
Putus cinta sering kali membawa perasaan penuh amarah, bingung, atau bahkan frustrasi. Dalam kondisi ini, kata-kata bisa menjadi senjata yang lebih menyakitkan daripada yang dimaksudkan.
Memberi waktu untuk merenung, memberi kita ruang untuk memproses perasaan tersebut tanpa terburu-buru mengekspresikannya. Move on dengan memberi diri kita kesempatan untuk berpikir jernih sebelum melangkah lebih jauh.
2. Bersabar dan Lihat Apa yang Terjadi Selanjutnya
Keinginan untuk langsung melupakan dan move on setelah putus cinta sering kali bertemu dengan kenyataan bahwa perasaan tidak dapat ditekan begitu saja. Memberi diri kita waktu untuk menunggu dan melihat perkembangan situasi adalah pilihan bijak yang bisa mempercepat proses move on.
3. Hindari Menyalahkan
Menyalahkan dalam perpisahan sering kali menjadi bentuk pelarian diri dari rasa sakit. Alih-alih terjebak dalam siklus saling menyalahkan, lebih baik move on dengan mencari pemahaman yang lebih luas tentang apa yang bisa kita pelajari dari hubungan tersebut untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
4. Jangan Terlalu Memikirkan Apa yang Dirasakan Orang Lain
Kecemasan tentang apa yang orang lain pikirkan bisa membuat kita terjebak dalam spekulasi yang tak berujung. Cobalah untuk tidak terlalu memikirkan apa yang dirasakan mantan dan move on dengan lebih fokus pada diri sendiri.
5. Hadapi Emosi Anda Terlebih Dahulu

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
