Ilustrasi seorang wanita yang kelelahan. (Rawpixel.com/Freepik)
JawaPos.com – Terdapat banyak keluhan yang biasa dialami wanita menjelang menstruasi. Mulai dari munculnya jerawat hormonal, nyeri payudara, hingga perubahan suasana hati.
Namun, apakah Anda pernah merasa lemas dari badan hingga kaki sebelum menstruasi? Jangan khawatir, gejala ini merupakan efek samping sindrom pramenstruasi (PMS) yang cukup umum terjadi pada wanita di seluruh dunia.
Menurut sebuah studi, keluhan ini sering kali berlangsung pada satu atau dua pekan menjelang menstruasi, dan menjadi sangat intens pada hari ketiga dan kedua sebelum menstruasi.
Selain kurang tidur dan stres, ternyata ada beberapa alasan lain di balik mengapa tubuh mudah lemas menjelang menstruasi. Seperti dikutip dari Well and Good pada Jumat (24/1), berikut faktor penyebabnya.
Menurut seorang ginekolog bersertifikat dan kontributor medis Jill Krapf, sebagian besar wanita akan mengalami penurunan hormon estrogen dan progesteron, yang membuat tubuh merasa lemas. Biasanya, penurunan ini terjadi sekitar tiga hari sebelum menstruasi.
“Gejala PMS (secara keseluruhan) cenderung terjadi pada periode waktu ini, sehingga dikombinasikan dengan fluktuasi hormon yang cepat, individu bisa lebih rentan terhadap kelelahan dan perubahan suasana hati,” jelasnya.
Banyak wanita yang memiliki keinginan untuk makan makanan tertentu menjelang menstruasi, terutama makanan manis atau karbohidrat olahan.
Memang tidak ada yang salah jika Anda ingin memanjakan diri Anda dengan memakan makanan favorit. Namun, terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat olahan—seperti roti putih, pasta, atau makanan dengan banyak gula—dapat mengacaukan kualitas tidur Anda dan membuat tubuh terasa lemas.
Ini terjadi karena makanan tinggi gula atau karbohidrat olahan cenderung menyebabkan gula darah Anda sedikit naik, yang mengakibatkan energi Anda seperti terkuras dan mudah merasa lelah.
Kelelahan ekstrem yang muncul menjelang menstruasi kemungkinan disebabkan oleh masalah kesehatan yang tidak ditangani, seperti anemia, tiroid, atau ginekologi.
Selain itu, masalah kesehatan fisik lainnya yang gejalanya dapat meningkat menjelang menstruasi dan menyebabkan tubuh terasa lemas lainnya termasuk sindrom kelelahan kronis dan sindrom iritasi usus besar, yang bisa mengakibatkan diare menstruasi bahkan asma.
Sekitar lima persen dari wanita yang menstruasi mengalami kondisi yang disebut gangguan disforik pramenstruasi (Premenstrual Dysphoric Disorder/PMDD). Ini pada dasarnya merupakan salah satu PMS yang sangat ekstrem, dan rasa lelah yang intens bisa menjadi salah satu dari gangguan ini.
Orang dengan PMDD juga biasanya mengalami gejala emosional seperti kesedihan dan keputusasaan. Selain itu, gejala lainnya mencakup rasa sakit, kecemasan, atau perasaan yang mudah tersinggung.
Tidak seperti PMS, gejala PMDD biasanya tidak terbatas pada tiga hari sebelum menstruasi. Kebanyakan wanita dengan PMDD akan mengalaminya selama satu atau dua minggu penuh menjelang menstruasi, dan sering kali memerlukan pendekatan pengobatan berlapis, seperti terapi bicara, obat antidepresan, hingga perubahan gaya hidup untuk mengurangi gangguan stres.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
