Ilustrasi orang yang berkorban demi hubungan./azerbaijan_stockers./Freepik.
JawaPos.com - Pernahkah Anda bertemu seseorang yang selalu mengutamakan kepentingan orang lain di atas dirinya sendiri?
Fenomena ini sering kali dianggap sebagai bentuk empati atau altruisme. Namun, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Personality and Individual Differences mengungkapkan perspektif baru, yakni konsep others-centeredness.
Dikutip JawaPos.com dari www.psychologytoday.com (28/01) Others-centeredness adalah kecenderungan untuk mengutamakan kepentingan orang lain berdasarkan cara berpikir yang khusus, di mana individu memandang bahwa kepentingan orang lain sama pentingnya dengan kepentingan diri sendiri.
Lebih dari Sekadar Empati: Memahami Others-Centeredness
Beberapa orang selalu mengutamakan kepentingan orang lain. Mengapa mereka bisa begitu? Konsep yang disebut others-centeredness memberi pemahaman baru tentang perilaku ini.
Berbeda dengan sifat-sifat lain seperti keramahan, altruisme, atau empati, others-centeredness bukan hanya soal peduli pada orang lain, tetapi juga tentang keseimbangan antara kepentingan diri sendiri dan orang lain.
Salah satu perbedaan utama adalah bagaimana seseorang yang others-centeredness tidak hanya mengutamakan orang lain demi hubungan yang baik, tetapi juga merasa bahwa hubungan itu sendiri memiliki nilai yang lebih besar daripada sekadar kepentingan pribadi.
Mereka lebih memilih untuk memberi kepada orang lain karena menyadari bahwa kebahagiaan bersama lebih penting daripada keuntungan pribadi semata.
Sebagai contoh, dibandingkan dengan orang yang cenderung berlebihan dalam mengorbankan diri demi orang lain (unmitigated communion), orang dengan others-centeredness merasa seimbang.
Mereka tidak melakukannya karena rasa ketergantungan emosional atau rasa khawatir, tetapi karena mereka menghargai hubungan interpersonal yang lebih dalam.
Bukti Nyata dalam Angka
Sebuah eksperimen sederhana menunjukkan bagaimana banyak orang cenderung bertindak dengan others-centeredness.
Dalam eksperimen ini, peserta diminta untuk membagi lima lembar uang dua dolar antara diri mereka sendiri dan orang lain.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
