Ilustrasi anak tidak bahagia. (Freepik)
JawaPos.com – Sebagai pengasuh utama, perilaku dan pendekatan yang diterapkan orang tua sering kali menjadi fondasi bagi perkembangan emosional dan mental anak.
Namun, tanpa disadari, beberapa perilaku atau pola asuh dapat berdampak negatif pada kebahagiaan mereka.
Perilaku seperti terlalu sering mengkritik, memberikan tekanan berlebihan, atau membatasi ruang eksplorasi anak dapat membuat mereka merasa tidak dihargai atau kehilangan kepercayaan diri.
Akibatnya, anak tumbuh dengan perasaan cemas atau bahkan minder, yang pada akhirnya menghambat kebahagiaan mereka di masa depan.
Dilansir dari Small Biz Technology, Jumat (24/1), berikut 8 perilaku orang tua yang membuat anak tidak bahagia.
Anak-anak adalah makhluk yang emosional. Mereka tertawa, menangis, dan frustasi, terkadang semuanya terjadi dalam rentang waktu lima menit.
Sebagai orang tua, tugasnya untuk menavigasi perairan emosional yang berombak ini bersama mereka.
Namun, masalahnya jika orang tua menyepelekan emosi anaknya atau menyuruh mereka untuk 'melupakannya', orang tua ini berarti tidak menghargai perasaan anaknya.
Ini adalah pesan bahwa emosi si anak tidak penting dan itu dapat membuat anak merasa tidak diperhatikan dan tidak didengar, yang berujung pada ketidakbahagiaan.
Tidak ada yang lebih cepat menghancurkan kepercayaan diri seorang anak selain terus-menerus dibandingkan dengan orang lain.
Entah itu saudara kandung, teman sekelas, atau anak tetangga, mendengar ucapan, “Mengapa kamu tidak bisa seperti mereka?” membuat seorang anak merasa bahwa dirinya tidak pernah cukup baik.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
