
Ilustrasi seseorang yang kebingungan. (kues1/freepik)
JawaPos.com - Anda mungkin lebih familiar dengan istilah deja vu, sebuah sensasi pernah mengalami suatu kejadian padahal sebenarnya belum pernah.
Namun, tahukah Anda ada fenomena serupa yang disebut dengan deja reve?
Jika deja vu memberi kesan pernah melihat atau mengalami sesuatu sebelumnya, deja reve memberi kesan pernah memimpikan hal tersebut.
Melansir Verywell Mind, deja reve berasal dari bahasa Perancis yang berarti sudah dimimpikan.
Frasa tersebut meggambarkan pengalaman di mana Anda merasa pernah memimpikan sesuatu yang kini terjadi di dunia nyata.
Alih-alih merasa pernah merasa di dalam situasi tersebut, Anda malah merasa pernah melihatnya di dalam mimpi.
Misalnya, ada seorang teman mengajak Anda makan malam di restoran yang belum pernah Anda dengar. Saat ia menyebutkan nama restorannya, Anda hampir yakin pernah melakukan percakapan ini sebelumnya di mimpi Anda.
Sebenarnya, deja reve memiliki beberapa jenis. Kembali melansir Verywell Mind, terdapat tiga jenis deja reve, antaranya:
Deja reve episodik, yakni ketika ingatan Anda melompat kembali ke mimpi tertentu.
Deja reve familiar, yaitu ketika sesuatu terasa samar tetapi cukup akrab dalam benak Anda. Namun, Anda tidak dapat mengingat secara detail, tetapi Anda yakin itu terjadi dalam mimpi Anda.
Keadaan dalam mimpi, di mana keadaan Anda merasa seolah-olah berada di dalam mimpi.
Umumnya, deja reve bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti. Meski memang terasa asing, pengalaman yang terjadi cukup umum.
JIka Anda ragu, tanyakan pada orang terdekat atau teman-teman Anda, apakah mereka pernah mengalaminya.
Anda bisa mencatat mimpi Anda di buku jurnal mimpi dan memperhatikan mimpi mana yang diingat pikiran Anda saat kondisi deja reve datang.
Jika Anda merasa terganggu dengan kondisi ini, Anda bisa berkonsultasi di layanan psikologi dan menjadikan mimpi sebagai hal yang Anda diskusikan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
