Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Januari 2025 | 21.58 WIB

Menurut Psikologi, Pria yang Selalu Selingkuh dalam Hubungan Cenderung Punya 10 Pola Perilaku Ini

 

Ilustrasi pria yang selalu selingkuh dalam hubungan. (freepik)

JawaPos.com - Dalam hubungan asmara, perselingkuhan sering kali menjadi masalah yang sulit dihadapi dan dapat menyebabkan keretakan yang mendalam antara pasangan.

Meskipun alasan mengapa seseorang berselingkuh bisa bervariasi, psikologi menunjukkan bahwa pria yang sering terjebak dalam perselingkuhan cenderung memiliki pola perilaku tertentu.

Pola-pola ini tidak hanya terlihat dalam hubungan mereka, tetapi juga dapat mencerminkan ketidakmampuan untuk membangun komitmen jangka panjang atau masalah dalam diri mereka yang memengaruhi cara mereka berinteraksi dengan pasangan.

Dilansir dari laman Personal Branding Blog pada Kamis (23/1), berikut merupakan 10 pola perilaku yang dimiliki oleh pria yang selalu selingkuh dalam hubungan, menurut psikologi.

1. Melemparkan Kesalahan pada Orang Lain

Pria yang berselingkuh sering kali mencoba untuk mengalihkan perhatian dari kesalahan mereka dengan menyalahkan orang lain, termasuk pasangan mereka.

Mereka bisa saja mengatakan bahwa mereka merasa tidak dihargai, atau pasangan mereka yang tidak memenuhi kebutuhan emosional mereka.

Dengan cara ini, mereka berusaha untuk menghindari rasa bersalah dan membuat diri mereka terlihat sebagai korban.

Perilaku ini tidak hanya merusak hubungan, tetapi juga menunjukkan bahwa mereka tidak bersedia bertanggung jawab atas tindakan mereka.

2. Jarak Emosional

Ketika seorang pria mulai menjauh secara emosional, ini bisa menjadi salah satu tanda terbesar adanya perselingkuhan. Awalnya, hubungan yang terasa erat dan penuh komunikasi bisa berubah menjadi hubungan yang datar dan kurang perhatian.

Pria yang berselingkuh sering kali menarik diri dari perasaan pasangannya, dan tidak lagi tertarik dengan aktivitas atau masalah pasangan mereka.

Jarak emosional ini adalah cara mereka untuk menghindari rasa bersalah yang timbul akibat perselingkuhan, dan untuk melindungi diri mereka dari perasaan bersalah tersebut.

3. Kompensasi Berlebihan

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore