Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Januari 2025, 22.35 WIB

Jangan Diam! Katakan 4 Hal Ini saat Anda Menghadapi Orang Narsistik yang Suka Melakukan Gaslighting, Menurut Psikologi

Ilustrasi orang narsistik. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang narsistik. (Freepik)

JawaPos.com – Menghadapi orang dengan kepribadian narsistik terkadang membuat hati jengkel. Pasalnya, saat berada di dekat mereka kita sering merasa tidak dihargai, tidak satu level, atau bahkan tidak dianggap sama sekali.

Orang narsistik berbeda dengan pribadi yang percaya diri pada umumnya. Dilansir dari Duke Health, orang-orang ini memang percaya diri, namun sudah kelewatan batas. Orang dengan karakter ini cenderung untuk ingin selalu dipuji, divalidasi, dan dianggap istimewa.

Bahkan, untuk mendapatkan pujian tersebut mereka rela untuk merendahkan, memanfaatkan, atau mengorbankan teman sendiri. Hal ini sering dilakukan dengan cara gaslighting, atau memanipulasi kebenaran agar lawan bicara menjadi ragu dan menyalahkan dirinya sendiri.

Orang dengan karakter seperti ini memang cenderung hanya mementingkan diri sendiri dan kerap acuh terhadap perasaan serta keadaan orang lain.

Saat menghadapi orang narsistik, terkadang kita mengalami dilema. Di satu sisi, kita tidak bisa diam saja saat direndahkan, namun, di sisi lain kita juga tidak ingin membuat suatu permasalahan yang tidak perlu.

Untuk mengatasi permasalahan ini, dirangkum dari Global English Editing, terdapat setidaknya empat kalimat yang dapat kita ucapkan untuk menghadapi orang narsistik yang suka gaslighting.

  1. “Lebih baik kita fokus pada faktanya saja”

Salah satu hal yang paling menjengkelkan saat menghadapi seorang narsistik yang suka gaslighting adalah kemampuan mereka untuk memutarbalikkan fakta dan kebenaran sesuai pandangannya.

Untuk mengatasi situasi itu, penting untuk tetap fokus pada fakta, dan tidak membiarkan orang narsistik mengendalikan narasi. Oleh karena itu, coba katakan "Lebih baik kita fokus pada fakta saja".

Dengan mengatakan hal ini, kita bisa mengalihkan fokus kembali ke realitas objektif dan tidak terjebak dengan permainan logika yang mereka buat.

Tindakan ini merupakan cara ampuh untuk melawan upaya gaslighting yang mereka lakukan. Hal tersebut juga membuat orang narsistik sadar bahwa kita tidak akan membiarkannya memanipulasi situasi semaunya.

  1. “Saya memahami perspektif Anda, Tetapi..”

Seorang narsistik sering kali menganggap pendapatnya sebagai kebenaran mutlak, dan cenderung mengabaikan perspektif lain. Hal ini kemudian sering membuat orang lain merasa tidak dihargai atau tidak didengarkan.

Untuk mengatasi problem ini, coba katakan " Saya memahami perspektif Anda, Tetapi..". Kalimat ini bisa menjadi cara efektif untuk menghadapi orang narsistik, karena frasa ini menegaskan bahwa Anda mengakui perspektif mereka hanya sebagai pendapat, bukan suatu kebenaran mutlak.

Selain itu, dilansir dari Global English Editing, terdapat sebuah penelitian dalam Journal of Personality and Social Psychology yang menemukan fakta bahwa sekadar mengakui adanya pendapat yang berbeda dapat mengurangi sikap defensif dan mendorong percakapan yang lebih konstruktif.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore