Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Januari 2025 | 01.01 WIB

Ketahui Apa Saja! 8 Teknik Efektif Ala Jepang Ini dapat Membantu Anda untuk Berhenti Overthinking

Ilustrasi orang yang overthinking. (Pexels) - Image

Ilustrasi orang yang overthinking. (Pexels)

JawaPos.com – Berpikir berlebihan atau overthinking dapat terasa seperti aliran pikiran yang terus-menerus menjauhkan kita dari masa kini. Jika kita terjebak dalam siklus pikiran yang penuh kecemasan, beberapa teknik Jepang ini mungkin dapat membantu.

Dilansir dari Times of India, metode-metode ini berfokus pada kesederhanaan, kesadaran, dan penerimaan terhadap ketidaksempurnaan hidup. Ini juga menawarkan cara yang menyegarkan untuk kesejahteraan pikiran dan menemukan kejernihan di tengah kekacauan.

Berikut delapan teknik ala Jepang yang dapat Anda lakukan untuk berhenti overthinking, sehingga Anda dapat memperoleh kesejahteraan pikiran.

  1. Ikigai: temukan tujuan hidup

Ikigai adalah menemukan apa yang memberi makna dalam hidup Anda. Ini adalah konsep Jepang yang membantu Anda mengidentifikasi apa yang Anda sukai, apa yang Anda kuasai, apa yang dibutuhkan, dan apa yang dapat Anda dapatkan.

Ketika Anda menemukan tujuan hidup Anda, siklus overthinking akan mulai mereda. Anda akan merasa lebih damai dan jelas tentang apa yang harus difokuskan.

  1. Wabi-sabi: merangkul ketidaksempurnaan

Wabi-sabi adalah filosofi Jepang yang merayakan ketidaksempurnaan dan sifat kehidupan yang sementara. Filosofi ini mendorong Anda untuk menerima hal-hal yang tidak lengkap, rusak, atau bahkan telah hilang.

Daripada mengejar ketidaksempurnaan, filosofi ini mengajarkan Anda untuk tidak dapat diprediksi dan selalu berubah. Ketidaksempurnaan inilah yang membuat hidup menjadi kaya dan bermakna.

  1. Shinrin-yoku: mandi hutan

Shinrin-yoku atau mandi hutan merupakan hal yang lebih dari sekedar berjalan-jalan di hutan, tetapi ini tentang terhubung sepenuhnya dengan alam. Perlambat langkah Anda, bernafaslah dalam-dalam, dan perhatikan pemandangan, suara, serta bau di sekitar Anda.

Penelitian menunjukkan bahwa waktu di alam dapat menurunkan stress, meredakan kecemasan, dan menjernihkan pikiran. Melangkah keluar memberi pikiran Anda waktu istirahat yang sangat dibutuhkan.

  1. Zazen: seni meditasi duduk

Zazen adalah salah satu bentuk meditasi duduk. Ini merupakan landasan kesadaran ala Jepang. Meditasi ini berfokus pada duduk dian, bernafas dalam-dalam, dan membiarkan pikiran datang dan pergi tanpa menghakimi.

Latihan ini mengajarkan Anda cara mengamati pikiran tanpa terikat padanya. Bila Anda terlalu banyak berpikir, Anda akan mudah dikuasai pikiran. Zazen memungkinkan Anda menjauhkan diri dari overthinking, sehingga memberikan ruang untuk kedamaian pikiran.

  1. Kintsugi: seni memperbaiki

Kintsugi adalah seni Jepang untuk memperbaiki tembikar yang pecah dengan emas dan perak, menonjolkan retakan daripada menyembunyikannya. Seni ini mengingatkan Anda bahwa perjuangan dan kekurangan Anda tidak melemahkan Anda.

Namun, hal itu membuat Anda lebih Tangguh. Ketika kesalahan masa lalu muncul dalam pikiran, ingatlah bahwa seperti tembikar, ketidaksempurnaan Anda menambah nilai dan keindahan dalam perjalanan Anda.

  1. Kaizen: melakukan perbaikan kecil tiap hari

Kaizen adalah praktik melakukan perbaikan kecil dan bertahap setiap hari. Ini adalah filosofi yang mendorong kemajuan, bukan kesempurnaan. Terlalu banyak berpikir dapat membuat Anda merasa ragu.

Oleh karena itu, kaizen mengingatkan Anda bahwa Anda tidak perlu memikirkan semuanya. Dengan berfokus pada perbaikan kecil daripada rencana besar, Anda dapat mengurangi kecemasan dan membuat kemajuan yang stabil.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore