Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Januari 2025 | 06.06 WIB

Wajib Diketahui! Inilah 7 Ciri Seseorang Punya Sikap yang Manipulatif dan Perlu Kamu Waspadai

Ilustrasi orang manipulatif (cottonbro studio/pexels.com) - Image

Ilustrasi orang manipulatif (cottonbro studio/pexels.com)

JawaPos.com - Perilaku manipulatif melibatkan taktik seperti gaslighting dan love bombing demi memperoleh kekuasaan atau pengaruh atas orang lain, di mana ini sering kali merusak kesejahteraan emosional dan mental mereka.

Manipulasi emosional memengaruhi dinamika hubungan dan bisa dialami oleh siapa saja.

Orang yang manipulatif sering menciptakan ketidakseimbangan kekuasaan, maka dapat merusak kepercayaan diri, identitas, serta mengakibatkan kebingungan, isolasi, atau stres.

Dikutip dari verywellhealth.com, berikut ini beberapa ciri seseorang memiliki sikap yang manipulatif dan perlu kamu waspadai.

1. Gaslisting

Gaslighting merupakan suatu taktik manipulatif yang bertujuan membuat seseorang meragukan realitas mereka sendiri.

Dalam praktik ini, seorang manipulator umumnya berbohong, menyangkal apa yang telah mereka katakan sebelumnya, memutarbalikkan fakta-fakta, dan bahkan memanfaatkan kata-kata seseorang untuk melawan mereka.

Tindakan-tindakan tersebut lama kelamaan dapat menumbuhkan rasa ketidakpastian dan keraguan dalam diri korban, sehingga mereka mulai meragukan pengalaman dan persepsi mereka sendiri.

Dampak jangka panjangnya adalah hilangnya kepercayaan diri terhadap penilaian mereka yang membuat mereka lebih rentan terhadap manipulasi lebih lanjut.

2. Love bombing

Love bombing menggambarkan situasi di mana seseorang mulai membanjirimu dengan perhatian dan kasih sayang yang berlebihan secara tiba-tiba.

Tindakan seperti memberikan hadiah mahal, membuat pernyataan terburu-buru tentang pertemuan dengan keluarga, atau menunjukkan komitmen yang terlalu cepat bisa menjadi tanda peringatan, terutama jika ini terjadi pada awal hubungan dengan seseorang yang barumu kenal.

Love bombing sering digunakan sebagai taktik manipulasi, di mana perhatian yang berlebihan ini bertujuan menarik fokusmu sepenuhnya, sehingga kamu mulai terisolasi dari teman, keluarga, dan bahkan tujuan hidupmu sendiri.

Dengan cara ini, pelaku berusaha menciptakan ketergantungan emosional yang memungkinkan mereka memiliki pengaruh yang lebih besar atasmu.

3. Tindakan pasif agresif

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore