
Lampu Kuning Memiliki Dampak Psikologis yang Positif. (Skylar Kang / Pexels).
JawaPos.com - Lampu warna kuning ternyata memiliki dampak psikologis. Tak disangka, warna cerah satu ini bukan hanya mampu membuat ruangan menjadi terang tetapi juga punya sisi positif.
Menurut Mental Health America, secara garis besar kuning sendiri memiliki makna kegembiraan, kebahagiaan, dan komunikasi. Lebih dari itu, kuning juga mampu menumbuhkan perasaan bahagia.
Kuning dianggap sebagai warna yang diliputi rasa optimis dan harapan. Hal ini terkait dengan kemiripannya dengan sinar matahari yang kerap digambarkan berwarna kuning.
Meski begitu, tetap saja sesuatu yang berlebihan tidak baik. Kesan ceria akan hadir melalui warna kuning dengan dosis ringan, namun apabila terlalu besar akan menimbulkan kecemasan.
Lalu bagaimana dampak psikologis lampu warna kuning menurut penelitian?
Dampak Psikologis Warna Kuning
Melansir dari penelitian milik Seulki Han dan Daehee Lee berjudul "The Effects of Treatment Room Lighting Color on Time Perception and Emotion", ditemukan fakta menarik tentang lampu kuning. Tidak seperti lampu biru, warna kuning ternyata lebih 'ramah'.
Hasil penelitian tersebut mengatakan bahwa lampu biru memiliki skor faktor depresi, kekecewaan, kemarahan, dan kebingungan yang lebih tinggi dari cahaya kuning. Hal ini menunjukan bahwa dalam pengaturan klinis, depresi lebih rentan terjadi di bawah pencahayaan warna biru.
Lain halnya dengan warna kuning yang mampu membuat seseorang lebih bisa fokus, stabil, dan positif. Berdasarkan hal ini lah, lampu kuning baik apabila dipakai di dalam ruangan yang berfungsi sebagai terapi aktif seperti terapi fisik pediatrik.
Di sisi lain, ada penelitian berbeda dari mantan profesor psikologi Universitas Michigan yakni Rachel dan Stephen Kaplan terkait pencahayaan. Dalam hasil penelitian berjudul "The Experience of Nature : A Psychological Perspective", menunjukan berbagai kesimpulan soal warna-warna pencahayaan, termasuk juga kuning.
Rachel dan Stephen menyimpulkan, ada kalanya kuning bermanfaat dalam pengobatan depresi. Namun, jika ditarik ke dalam pemaknaan chaya dan desain interior ada sejumlah penggambaran kesan yang dihasilkan dari warna tersebut.
Antara lain, kuning digambarkan memiliki aura kebahagiaan, tawa, keceriaan, kehangatan, optimis, dan kecerdasan. Di lain sisi, peneliti juga menyebut ada penggambaran negatif seperti frustasi, kemarahan, kecemburuan, dan rasa lapar.
Selain dampak psikologis lampu kuning, terdapat juga efek secara fisik. Seperti yang disebutkan dalam laman Sensational Color bahwa kuning sangatlah menyegarkan.
Hal tersebut membuat warna kuning mampu merangsang saraf, otak, dan kelenjar. Hasilnya, tubuh jadi lebih waspada dan lebih berenergi.
Bukan hanya itu saja, warna kuning juga punya peran dalam meningkatkan daya ingat maupun kemampuan aktivitas interaksi.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
