
Ilustrasi atasan dan bawahan di tempat kerja.
JawaPos.com - Sebagai atasan mungkin Anda pernah bertemu dengan bawahan yang selalu bertingkah manis, ramah, dan menyenangkan di depan Anda, tetapi diam-diam ia menjelekkan Anda di belakang.
Anda mungkin telah berhadapan dengan bawahan bermuka dua. Bawahan bermuka dua menggambarkan seseorang yang tidak tulus atau tidak jujur dalam perilaku mereka.
Mereka sering menunjukkan dua sisi yang berbeda tergantung pada situasi atau orang yang mereka hadapi. Kepura-puraan ini bisa menjadi strategi untuk menyembunyikan perasaan yang lebih dalam.
Memiliki kecenderungan sangat iri terhadap kesuksesan atau kebahagiaan orang lain. Terkadang dia menjadi ahli patologi dan bahkan selalu unggul di depan atasannya.
Hal tersebut wajar dan sering ditemui di setiap kantor atau perusahaan. Namun, akan sangat malas jika bertemu dengan bawahan kerja kita yang bermuka dua.
Pasalnya, berhadapan dengan bawahan bermuka dua terasa melelahkan dan cenderung menyebalkan, apalagi Anda terjebak dalam permainannya.
Menghadapi bawahan bermuka dua sering menjadi ujian kesabaran di dunia kerja. Bawahan seperti ini harus segera dihindari agar tidak membawa pengaruh buruk pada Anda dan orang sekitar kantor atau perusahaan.
Sangat menarik jika kita mengulas bagaimana cara jitu untuk menghadapi bawahan kita yang bermuka dua. Sebenarnya cara menghadapinya sangat mudah dan bisa 'dibalas' dengan cara yang lebih elegan.
Berikut beberapa cara jitu dan efektif menghadapi bawahan kita yang bermuka dua, dikutip dari laman Themuse, Jumat (3/1).
1. Identifikasi Perilaku dengan Jelas
Sebagai seorang atasan, penting untuk mengidentifikasi perilaku bermuka dua dengan bukti konkret agar tidak terjebak dalam prasangka semata.
Observasi secara mendalam pola komunikasi dan tindakan bawahan yang menunjukkan ketidakkonsistenan antara apa yang dikatakan dan dilakukan.
Dengan mengumpulkan bukti yang cukup, Anda dapat menentukan langkah terbaik untuk mengatasi situasi ini secara profesional.
2. Bangun Komunikasi yang Transparan
Pastikan komunikasi Anda dengan bawahan selalu terbuka, jujur, dan langsung ke pokok masalah. Jelaskan ekspektasi dan standar kerja yang harus dipenuhi dengan menggunakan bahasa yang jelas untuk menghindari kesalahpahaman.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
