Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Januari 2025 | 02.36 WIB

Sadari! Inilah 10 Tanda Kamu Orang yang Terlalu Baik dan Bisa Dimanfaatkan oleh Orang Lain

Ilustrasi orang baik (benzoix/freepik.com) - Image

Ilustrasi orang baik (benzoix/freepik.com)

JawaPos.com - Memperhatikan perasaan orang lain dan memperlakukan mereka dengan baik serta murah hati merupakan hal yang penting untuk dilakukan.

Sayangnya, mengorbankan kesejahteraan kita sendiri demi kebahagiaan orang lain bukanlah hal yang sehat.

Terkadang, membantu orang lain bisa berubah menjadi pengorbanan diri, di mana kamu mengorbankan identitas dan kebutuhan demi menyenangkan orang lain. Hal ini bukan lagi kebaikan, melainkan pengabaian diri karena takut ditolak atau dikritik.

Melansir psychcentral.com, berikut beberpaa tanda kamu orang yang terlalu baik dan bisa dimanfaatkan oleh orang lain.

1. Mengucapkan maaf berulang kali

Orang yang baik biasanya sangat bersemangat dan cenderung meminta maaf untuk segala hal, bahkan hanya karena keberadaan mereka atau mengambil ruang. Meskipun niatmu adalah bersikap sopan dan menyenangkan, meminta maaf sepanjang waktu sebenarnya tidak diperlukan dan melakukannya terlalu sering bisa membuat kata itu kehilangan maknanya.

2. Menyesal usai mengatakan “ya”

Kamu mungkin menyadari bahwa dirimu sedikit terlalu baik atau terlalu memaksakan diri ketika kamu merasa kesal setelah menyetujui permintaan seseorang. Jika kamu terus-menerus mengatakan "ya" hanya demi menyenangkan orang lain, meski kamu sebenarnya tidak punya cukup waktu atau energi, perasaan kesal itu akan mulai muncul.

Ketika kamu selalu memprioritaskan keinginan orang lain di atas kebutuhan dan batasan dirimu, maks rasa frustrasi dan ketidakpuasan akan semakin terasa. Pada titik ini, kamu akan mulai menyadari bahwa kebaikanmu sudah melampaui batas, dan itu justru merugikan diri sendiri.

3. Kewalahan dengan pekerjaanmu

Kamu mungkin merasa kewalahan di tempat kerja sebab sering mengambil alih tugas orang lain atau menerima proyek yang tidak bisa diselesaikan. Walaupun terlibat dalam banyak proyek terdengar menyenangkan, kenyataannya kamu hanya memperoleh jadwal yang padat, tanpa istirahat, dan kelelahan yang terus-menerus.

Meski ada kemajuan dalam karier, ini bisa berarti atasanmu akan terus memanfaatkan dirimu tanpa memperhatikan batasanmu. Keinginan dalam menyenangkan orang dan ambisi pada pekerjaan sering kali berujung pada kelelahan yang mengganggu kesejahteraanmu.

4. Terseret pada hal-hal yang tidak diharapkan

Coba pikirkan tentang kelompok teman-temanmu. Apakah kamu merasa sering terjebak dalam aktivitas yang sebenarnya tidak kamu minati, hanya untuk mengikuti kegiatan mereka? Jika iya, menurut psikolog Cynthia Halow ini mungkin terjadi karena dirimu merasa takut menyuarakan pendapatmu.

Orang yang ingin selalu baik sering kesulitan menyatakan keinginan mereka, sehingga lebih cenderung mengikuti apa yang diharapkan orang lain. Ini membuat mereka terjebak dalam situasi yang tidak sesuai dengan minat atau kenyamanan pribadi, hanya karena enggan menentang atau mengungkapkan pendapat mereka sendiri.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore