
Ilustrasi persahabatan yang kuat. (Pexels)
JawaPos.com – Semua orang pasti memiliki hubungan persahabatan yang kuat dan mendalam. Namun, segala sesuatu tidak selalu berjalan mulus seperti apa yang Anda inginkan.
Persahabatan, seperti hubungan apapun yang selalu pasang surut, sehingga dapat membuat Anda merasa bingung atau bahkan terluka. Anda mungkin pernah mendengar atau mengatakan frasa tertentu yang dapat memicu pertengkaran dan ketegangan.
Mungkin juga Anda tidak merasa bahwa frasa tertentu dapat merusak persahabatan Anda, karena terdengar tidak berbahaya. Namun, beberapa frasa tertentu memiliki dampak besar terhadap hubungan persahabatan Anda.
Dilansir dari baselinemag.com, memahami hal ini bukan tentang menyalahkan orang lain atau diri sendiri, melainkan tentang memahami kekuatan kata-kata dan belajar untuk menghindari ketegangan dalam persahabatan.
Simak delapan frasa halus yang berpotensi merusak persahabatan Anda, dan frasa ini juga diidentifikasi menurut psikologi.
1. ”Kamu selalu…”
Menurut psikologi, menganggap suatu tindakan atau perilaku sebagai ciri dari seseorang dapat merusak persahabatan. Misalnya, mengatakan sesuatu seperti, “Kamu selalu bereaksi berlebihan” dapat menjadi serangan pribadi daripada kritik membangun.
Hal ini membuat teman Anda merasa bahwa mereka selalu salah dan berpotensi meremehkannya. Meskipun penting untuk membahas masalah pertemanan, memilih kata-kata sangatlah penting.
Lebih baik mengungkapkan perasaaan Anda mengenai kejadian tertentu daripada melabelinya dengan kata ‘selalu’ atau ‘tidak pernah’. Dengan perubahan komunikasi ini dapat membantu menjaga keharmonisan dan kelanggengan persahabatan Anda.
2. “Itu bukan masalah besar”
Kebanyakan orang menggunakan frasa ini dengan maksud baik, yaitu meredakan situasi atau memberikan rasa aman. Namun, para psikolog mengatakan bahwa frasa ini dapat secara tidak sengaja menghilangkan perasaan teman Anda.
Ketika mereka menceritakan sesuatu yang mengganggunya, menanggapi dengan “Itu bukan masalah besar” dapat mengisyaratkan bahwa perasaaan khawatir mereka tidak penting. Hal ini membuat mereka merasa diabaikan dan disalahpahami.
Daripada meremehkan perasaan mereka, cobalah untuk mengakuinya dengan mengatakan “Aku tahu apa yang benar-benar mengganggumu.” Ini menunjukkan empati dan pengertian, sehingga dapat memperkuat ikatan dalam persahabatan Anda.
3. “Jika aku jadi kamu…”
Frasa ini tampak seperti cara yang membantu memberi nasihat, tetapi bisa jadi terdengar lancing. Ketika Anda mengatakan frasa tersebut, itu menunjukkan bahwa Anda lebih tahu daripada teman Anda.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
