Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 31 Desember 2024 | 06.50 WIB

Tetap Waspada! Kenali 10 Tanda Gula Darah Dalam Tubuh Anda Sudah Terlalu Tinggi, Apa Saja Ya?

Ilustrasi makanan yang bisa meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh. (freepik) - Image

Ilustrasi makanan yang bisa meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh. (freepik)

JawaPos.com – Gula darah tinggi atau dikenal sebagai hiperglikemia dapat menjadi kondisi medis yang berbahaya dan berpotensi mengancam nyawa.

Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda gula darah tinggi agar anda dapat mengambil langkah yang tepat untuk melindungi kesehatan.

Hiperglikemia sering kali muncul tanpa disadari hingga gejalanya cukup parah. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat memicu komplikasi serius, seperti kerusakan organ dan gangguan pada sistem saraf.

Dilansir dari YouTube Be Healthy-Be Happy, Senin (30/12), berikut 10 tanda gula darah terlalu tinggi dan langkah yang harus anda ambil jika mengalami gejala ini.

  1. Buang air kecil terlalu sering
    Sering buang air kecil, terutama di malam hari, adalah tanda umum gula darah tinggi. Tubuh berusaha mengeluarkan kelebihan gula melalui urine, yang menyebabkan frekuensi buang air kecil meningkat. Jika anda terus-menerus terbangun di malam hari untuk buang air kecil, segera periksa kadar gula darah Anda.
  1. Rasa haus berlebihan
    Gula darah tinggi membuat tubuh kehilangan cairan melalui urine, sehingga menyebabkan dehidrasi dan rasa haus yang berlebihan. Anda mungkin merasa ingin minum air secara terus-menerus, bahkan di malam hari. Jangan abaikan gejala ini, karena dehidrasi dapat memperburuk kondisi kesehatan Anda.
  1. Kelelahan kronis
    Kelelahan yang tak kunjung hilang bisa menjadi tanda kadar gula darah tinggi. Ketika tubuh Anda tidak dapat menggunakan gula sebagai energi, anda akan merasa lemah dan kurang bertenaga. Gejala ini sering disertai sakit kepala dan otot yang terasa lelah.
  2. Penglihatan kabur
    Gula darah tinggi menarik cairan dari jaringan tubuh, termasuk lensa mata, sehingga memengaruhi kemampuan mata untuk fokus. Jika penglihatan anda tiba-tiba kabur, segera konsultasikan ke dokter untuk memastikan penyebabnya.
  3. Luka yang sulit sembuh
    Luka yang sembuh lebih lama dari biasanya dapat menjadi tanda gangguan peredaran darah akibat gula darah tinggi. Kondisi ini juga meningkatkan risiko infeksi serius yang membutuhkan penanganan medis.
  4. Infeksi yang sering terjadi
    Sistem kekebalan tubuh melemah akibat gula darah tinggi, sehingga anda lebih rentan terkena infeksi, seperti infeksi kulit, saluran kemih, atau jamur. Untuk mengatasinya, jaga kebersihan diri dan pola makan sehat.
  5. Kesemutan pada tangan dan kaki
    Tingginya kadar gula darah dapat merusak saraf, yang menyebabkan gejala seperti kesemutan atau kebas di tangan dan kaki. Jika anda sering mengalami ini, konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
  6. Pusing atau merasa ringan kepala
    Dehidrasi akibat gula darah tinggi dapat menyebabkan pusing atau kepala terasa ringan. Segera minum air putih dan periksa kadar gula darah anda jika mengalami gejala ini.
  7. Keinginan tinggi untuk makan makanan manis
    Tubuh yang kelebihan gula sering kali memicu keinginan untuk makan makanan manis, seperti kue atau cokelat. Namun, hal ini justru dapat memperburuk kadar gula dalam darah. Jika craving berlebihan, segera konsultasikan dengan dokter.
  8. Sulit berkonsentrasi
    Ketidakseimbangan gula darah dapat memengaruhi fungsi otak, menyebabkan sulit berkonsentrasi, pikiran kabur, atau pelupa. Gejala ini sering kali menjadi tanda awal hiperglikemia yang memerlukan perhatian medis.
Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore