Ilustrasi orang yang bermain sosial media. (Freepik)
Dalam era media sosial yang serba digital, banyak orang yang terjebak dalam lingkaran kebutuhan akan validasi.
Mereka yang terobsesi dengan jumlah like sering kali memiliki keinginan yang mendalam untuk merasa diterima oleh orang lain.
Setiap like di media sosial dianggap sebagai simbol penerimaan sosial, sebuah bentuk pengakuan bahwa keberadaan mereka diakui dan dihargai.
Hal ini mencerminkan kebutuhan mendalam untuk mendapatkan validasi dari lingkungan sosial mereka.
Dalam psikologi, fenomena ini sering kali dikaitkan dengan individu yang memiliki tingkat rasa percaya diri yang rendah atau merasa kurang dihargai dalam kehidupan nyata.
Akibatnya, media sosial menjadi sarana untuk mengisi kekosongan emosional tersebut.
Mereka memandang jumlah like bukan hanya sebagai angka, tetapi sebagai tolok ukur keberhargaan diri.
Lebih jauh lagi, para ahli mencatat bahwa kebiasaan ini dapat menciptakan siklus adiktif.
Ketika seseorang menerima banyak like, otak mereka melepaskan dopamin, zat kimia yang menciptakan rasa senang.
Namun, rasa senang ini bersifat sementara, sehingga mereka terus-menerus mencari lebih banyak validasi melalui unggahan baru.
Tanpa sadar, mereka mengaitkan harga diri mereka dengan jumlah like yang diperoleh, yang pada akhirnya membuat mereka semakin bergantung pada validasi eksternal.
2. Takut Ketinggalan (FOMO)
Fear of Missing Out (FOMO) adalah fenomena psikologis yang sangat umum di era digital.
Orang yang terobsesi dengan jumlah like sering kali juga mengalami FOMO, yaitu ketakutan akan ketinggalan informasi, tren, atau momen penting yang sedang terjadi di media sosial.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
