Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 Desember 2024 | 02.15 WIB

Perlu Dihindari! 10 Hal-hal yang Tidak Boleh di Share pada Media Sosial, Salah Satunya Rencana Perjalanan

Ilustrasi share postingan media sosial (Kerde Severin/pexels.com) - Image

Ilustrasi share postingan media sosial (Kerde Severin/pexels.com)

JawaPos.com - Setiap hari, ratusan juta orang mengakses media sosial untuk berbelanja, berbagi foto, memberi komentar, mengirim pesan, dan lainnya. Eropa Utara dan Barat mempunyai tingkat penggunaan media sosial tertinggi, mencapai hampir 84% dari populasi.

Akan tetapi, berbagi informasi secara berlebihan dapat menimbulkan masalah, mulai dari gangguan hingga ancaman penipuan identitas dan pencurian data pribadi. Walaupun kamu merasa paham privasi, perubahan rutin pada platform memerlukan kewaspadaan.

Oleh karena itu, penting supaya berhati-hati dalam memilih apa yang dibagikan di media sosial demi melindungi keselamatan fisik dan digital Anda serta orang lain.

Mengutip welivesecurity.com, berikut ini hal-hal yang tidak boleh di share pada media sosial, salah satunya rencana perjalanan.

1. Rencana perjalanan

Mengunggah foto atau memperbarui status mengenai rencana liburanmu mungkin tampak tidak berbahaya, namun ini bisa memberi informasi berisiko kepada orang yang mengawasi akunmu. Dengan memposting bahwa kami sedang bersiap-siap liburan, kamu memberi tahu bahwa rumahmu akan kosong selama periode tersebut.

Kondisi ini dapat menarik perhatian pihak yang berniat buruk. Sebaiknya hindari mencantumkan tanggal pasti keberangkatan atau detail perjalanan. Akan lebih aman jika dirimu mengunggah foto atau pembaruan memgenai liburan setelah kembali ke rumah guna mengurangi risiko keamanan.

2. Informasi pribadi

Penipu sering mencari informasi pribadi kecil yang bisa mereka kumpulkan dalam membangun identitas palsu dan melakukan penipuan. Informasi ini bisa digunakan untuk mengajukan kredit atas namamu atau membuka akun online.

Lebih buruk lagi, mereka bisa memanfaatkan data tersebut guna menebak kata sandi atau menjawab pertanyaan keamanan yang mudah ditebak, sehingga dapat mengakses akunmu. Hal-hal yang terlihat tidak berbahaya, seperti nama hewan peliharaan atau tanggal lahir, sebaiknya tetap dirahasiakan untuk melindungi dirimu dari ancaman tersebut.

3. Lokasi terkini

Kejahatan dunia maya dan kejahatan fisik biasanya saling terkait, terutama melalui media sosial. Apabila penjahat mengetahui bahwa kamu akan sendirian di rumah, berjalan di daerah sepi, atau bahwa rumahmu akan kosong, mereka bisa memanfaatkannya dalam merencanakan tindakan kriminal.

Maka dari itu, sangat penting untuk menjaga kerahasiaan data lokasi pribadi. Selain itu, beberapa platform media sosial dapat secara otomatis menandai lokasimu ketika memposting. Membagikan informasi tentang acara keluarga atau lokasi teman secara tidak sengaja bisa mengungkapkan tempat tinggal, bekerja, atau aktivitas mereka, yang berisiko bagi keamanan.

4. Pembelian barang mahal

Mengunggah foto barang-barang mahal, seperti perhiasan atau mobil mewah, bisa memicu rasa iri di kalangan teman-temanmu. Namun, jika seseorang yang memiliki niat jahat mengamati akunmu, hal ini bisa membuat dirimu menjadi sasaran potensial bagi kejahatan, seperti penjambretan atau perampokan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore