
Ilustrasi 5 keterampilan kecil yang dapat dikuasai orang untuk menyembuhkan rasa kesepian menurut psikologi.
JawaPos.com - Mungkin tidak ada yang lebih buruk daripada merasa kesepian saat menjalani hidup. Perasaan terisolasi dan tertolak ini dapat membebani hati dan pikiran. Baik saat lajang atau sudah punya pasangan, kesepian tidak pandang bulu.
Setiap orang dapat merasakan perasaan ini, bahkan di tempat ramai sekalipun. Kita harus berhati-hati agar tidak membiarkan diri terisolasi dan berkubang dalam keputusasaan yang dapat ditimbulkan oleh rasa kesepian yang mendalam.
Dilansir dari Your Tango, inilah 5 keterampilan kecil yang dapat dikuasai orang untuk menyembuhkan rasa kesepian menurut psikologi.
1. Menghargai waktu
Ada perbedaan besar antara menyendiri dan merasa kesepian. Setiap orang tidak diciptakan untuk menjalani hidup sendirian, tetapi bukan berarti waktu sendiri tidak penting. Kalian tidak perlu merasa tersiksa karena merasa kesepian meskipun tetap melajang.
Jika diri sendiri mulai merasa membenci waktu sendirian daripada menikmatinya, kalian perlu mencari tahu penyebabnya. Mungkin kalian telah kehilangan keseimbangan antara menjalani kehidupan sosial dan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk hibernasi sebentar.
Bisa juga kalian mengira bahwa kesendirian adalah tanda depresi, kegagalan, atau ketidakberhargaan. Menghabiskan waktu berkualitas dengan diri sendiri memberi kalian kesempatan untuk dapat kembali fokus mengisi ulang cangkir dengan cinta diri yang dibutuhkan.
2. Terlibat dalam kelompok sosial
Ada ratusan cara untuk mengundang koneksi sosial baru ke dunia kalian. Media sosial dapat memberi akses instan untuk dapat menciptakan teman baru hanya dengan sekali klik tombol.
Sebuah studi menunjukkan kunci dari menghindari kesepian adalah terhubung dengan orang-orang yang berpikiran sama dan akan memberikan nilai tambah pada dunia kalian. Ingatlah bahwa kuantitas tidak sama dengan kualitas, dan teman yang salah dapat membuat kalian jauh lebih kesepian.
Bergabung dengan komunitas daring atau grup lokal adalah cara yang tepat untuk memulai pertemanan baru. Jangan lupa bahwa mungkin perlu beberapa kali percobaan sebelum cocok dengan orang yang tepat.
3. Keluar dari zona nyaman
Hanya karena sudah terbiasa dengan perasaan tertentu, bukan berarti kalian harus terus menerus menerima sesuatu yang kurang dari yang seharusnya diterima. Jika kalian masih berjuang melawan kesepian, kemungkinan kalian telah mengembangkan pola mendasar dalam gaya hidup dan cara berpikir yang membuat kalian terisolasi.
Jangan lupa bahwa kesepian tidak berarti tidak ada teman. Kalian bisa saja berada di ruangan yang penuh orang dan tetap merasa sendirian. Untuk memutuskan siklus di mana kalian percaya tidak layak mendapatkan hal lebih. Kalian memiliki sesuatu yang luar biasa untuk diberikan pada dunia.
Tetapi kalian perlu menantang kebiasaan, pola pikir, dan rasa takut akan penolakan sehingga orang lain dapat melihatnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
