
Ilustrasi orang humble namun hanya bersandiwara. (freepik)
JawaPos.Com - Mengenali tanda-tanda seseorang bersandiwara dapat membantu kita menghindari hubungan yang tidak baik atau manipulatif
Dalam interaksi sosial sehari-hari, pastinya kita sering bertemu dengan orang-orang yang tampak humble dan ramah, namun menyimpan drama di baliknya.
Ya, ada kalanya, kesan yang mereka tunjukkan tidak mencerminkan karakter asli dan hanya bersandiwara.
Beberapa individu, bersandiwara untuk mempertahankan citra positif atau mencapai tujuan tertentu.
Seperti dikutip dari beberpa Journal, penelitian psikologi telah menjelaskan terdapat tanda-tanda yang dapat membantu untuk mengenali apakah seseorang benar-benar tulus atau hanya berpura-pura.
Untuk mengetahuinya, berikut tujuh tanda seseorang bersandiwara meski tampak humble dan ramah, dilengkapi dengan penjelasan berdasarkan penelitian.
1. Perubahan Perilaku yang Tiba-Tiba
Orang yang bersandiwara sering kali menunjukkan perubahan perilaku yang mencolok. Awalnya, mereka mungkin terlihat ramah dan hangat, namun secara tiba-tiba bisa berubah menjadi dingin atau tidak peduli.
Perubahan ini sering kali terjadi karena emosi atau ekspresi mereka tidak benar-benar tulus, melainkan dibuat-buat untuk menciptakan kesan tertentu. Ketika tidak ada lagi keuntungan yang bisa diperoleh, sikap asli mereka mulai terlihat.
Penelitian dari Journal of Personality and Social Psychology menunjukkan bahwa individu dengan perilaku tidak konsisten cenderung menggunakan taktik manipulatif untuk memenuhi kebutuhan mereka.
2. Kata-Kata Tidak Sesuai dengan Tindakan
Salah satu tanda paling mencolok dari orang yang bersandiwara adalah ketidaksesuaian antara kata-kata dan tindakan mereka.
Mereka mungkin sering berbicara tentang nilai-nilai moral seperti kepedulian atau kebaikan, namun tidak pernah menunjukkan aksi nyata.
Sebagai contoh, seseorang mungkin mengatakan bahwa mereka peduli terhadap masalah sosial tertentu, tetapi tidak pernah terlibat dalam kegiatan atau kontribusi nyata untuk mendukung klaim tersebut.
Menurut studi yang diterbitkan dalam Psychological Science, kesenjangan antara kata-kata dan tindakan dapat menjadi indikator kurangnya ketulusan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
