Pengacara kondang Hotman Paris. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang penyandang disabilitas berinisial IWAS alias Agus Buntung, turut menjadi sorotan pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea. Melalui akun media sosial resminya, Hotman Paris menyampaikan bahwa para korban harus mendapatkan keadilan. Apalagi jumlahnya tidak sedikit, total sudah ada 13 korban yang mengaku dilecehkan oleh Agus.
Hotman mengajak semua pihak untuk terus mengikuti proses hukum yang sedang berjalan di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB). Agus sudah menjadi tersangka atas laporan yang dibuat para korban. ”Proses penyelidikan masih terus berjalan. Mari kita kawal bersama kasus ini agar para terduga korban dan tersangka mendapatkan keadilan yang seharusnya,” tulis Hotman sebagaimana dikutip JawaPos.com pada Jumat (6/12).
Hotman pun berharap besar kasus tersebut dapat diselesaikan dengan seadil-adilnya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Bukan hanya karena kasus itu telah menyita perhatian publik dan masyarakat luas, melainkan karena jumlah korban juga terus bertambah. Kondisi itu pula yang membuat Hotman akhirnya memberi tanggapan.
”Terutama terkait banyaknya pertanyaan publik mengenai kondisi fisik tersangka dan jumlah terduga korban yang kini telah mencapai 13 orang,” jelasnya.
Menurut Hotman, kondisi fisik Agus sebagai penyandang disabilitas tuna daksa tidak menjadi jaminan bahwa yang bersangkutan tidak mungkin melakukan tindakan pelecehan seksual. ”Jadi, fakta bahwa dia tidak punya lengan tidak menjadi jaminan bahwa dia tidak bisa melakukan pelecehan atau melakukan hal-hal yang telah dituduhkan,” imbuhnya.
Hotman menyampaikan, sudah banyak contoh di dunia, penyandang disabilitas mampu melakukan banyak aktivitas tanpa kendala. Mereka bisa belajar, bekerja, dan berkegiatan dengan baik. Bahkan, Hotman mendapat kabar bahwa Agus bisa berkendara menggunakan sepeda motor. Karena itu, dia mengajak semua pihak terus melihat perkembangan penanganan kasus tersebut.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
