Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Desember 2024 | 00.55 WIB

Waspada! 5 Frasa yang Digunakan Si Manipulator untuk Mengendalikan Pasangannya dalam Suatu Hubungan

ilustrasi seorang manipulator. (Freepik)

 

JawaPos.com - Manipulasi, sayangnya, lebih sering terjadi dalam hubungan daripada yang kita akui. Manipulasi adalah membuat seseorang bertindak sesuai dengan keinginan Anda, sambil menutupi motif Anda yang sebenarnya.

Sebagai seseorang yang pernah menjadi korban manipulasi, saya telah belajar untuk mengenali tanda-tandanya. Dan percayalah, ada beberapa frasa tertentu yang sering digunakan oleh para manipulator ulung. 

Dalam artikel ini, saya akan membagikan 5 frasa yang digunakan oleh para master manipulator untuk mengendalikan pasangannya dalam suatu hubungan. Ini adalah frasa yang harus Anda waspadai, terutama jika digunakan terlalu sering. Berikut 5 frasanya, dikutip dari hackspirit pada Minggu (1/12).

1) Kamu bereaksi berlebihan

Manipulasi sering kali dimulai dengan melemahkan perasaan atau reaksi seseorang secara halus. Manipulator yang handal adalah ahli dalam mengabaikan kekhawatiran atau perasaan pasangannya. Salah satu frasa umum yang mereka gunakan adalah “Kamu berlebihan”.

Frasa ini adalah alat manipulasi klasik. Ini dirancang untuk membuat orang lain mempertanyakan penilaian dan emosi mereka sendiri. Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan hilangnya rasa percaya diri, sehingga lebih mudah bagi manipulator untuk mengendalikan mereka.

Kenyataannya, setiap orang memiliki hak atas perasaan dan respons mereka. Memberi label pada mereka sebagai reaksi yang berlebihan adalah cara untuk tidak memvalidasi pengalaman orang tersebut.

2) Saya tidak pernah mengatakan itu

Yang satu ini sangat dekat dengan kehidupan saya. Saya pernah berada dalam sebuah hubungan di mana “Saya tidak pernah mengatakan itu” adalah frasa yang sering digunakan.

Manipulator cenderung memelintir atau menyangkal kata-kata mereka untuk menciptakan kebingungan atau rasa bersalah. Mereka membuat Anda mempertanyakan ingatan dan persepsi Anda tentang suatu kejadian, sebuah taktik yang dikenal sebagai gaslighting.

Dalam kasus saya, pasangan saya sering membuat janji atau komitmen dan kemudian menyangkal pernah mengatakannya. Hal ini sangat membuat frustrasi dan membuat saya terus-menerus mempertanyakan kewarasan saya. 

Hubungan yang sehat dibangun di atas kepercayaan, kejujuran, dan komunikasi yang terbuka. Jika Anda mendapati pasangan Anda sering menyangkal apa yang telah mereka katakan sebelumnya, ini bisa menjadi pertanda bahwa Anda sedang dimanipulasi. Ingat, penting untuk mempercayai ingatan dan persepsi Anda.

3) Jika kamu benar-benar mencintaiku

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore