
Ilustrasi masakan berbahan daging kambing. (Freepik)
JawaPos.com – Daging kambing sudah menjadi bahan makanan dan salah satu sumber protein yang populer. Daging kambing sering ditemui di masakan Asia, Karibia, dan Timur Tengah.
Berkat kecanggihan internet dan globalisasi, masakan berbahan dasar daging kambing juga mulai menarik perhatian dunia barat.
Daging kambing memiliki rasa yang khas karena keanyirannya, sehingga membutuhkan bumbu-bumbu yang banyak.
Dilansir dari Healthline, daging kambing biasanya diklasifikasi dari usia kambing tersebut ketika disembelih. Daging dari anak kambing biasanya berasal dari kambing berusia 4 bulan atau kurang, dan daging kambing dewasa berasal dari yang berusia sampai 14 bulan.
Daging dari anakan kambing cenderung tidak berlemak dan lebih empuk. Selain itu juga memiliki kandungan air yang cukup tinggi, sehingga cocok untuk banyak metode memasak.
Sedangkan daging kambing dewasa cenderung lebih keras, sehingga lebih baik dimasak perlahan-lahan dan dijadikan masakan yang berkuah untuk mengeluarkan rasanya.
Dalam 85 gram daging kambing matang, terkandung 122 kalori, 23 gram protein, dan lemak 2,6 gram.
Nutrisi dalam 85 gram daging kambing tersebut telah memenuhi 30 persen kebutuhan riboflavin per hari, 30 persen zinc, 18 persen zat besi, 17 persen vitamin B12, dan 10 persen potasium.
Rendah lemak
Dilansir dari Medicinenet, daging kambing bagus untuk jantung karena memiliki kandungan lemak yang paling sedikit daripada daging merah lainnya. Rendahnya kandungan lemak ini dapat membantu mengurangi kolesterol dan risiko penyakit jantung.
Kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan lemak pada sel darah, hal ini dapat mengakibatkan penyumbatan pada peredaran darah. Penyumbatan ini dapat meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke.
Selain itu, daging kambing cenderung rendah kalori, sehingga cocok untuk orang-orang yang sedang diet penurunan berat badan.
Tinggi zat besi
Pada 85 gram daging kambing terkandung 3,2 mg zat besi. Jumlah tersebut hampir dua kali lipat dari zat besi pada daging sapi dan ayam.
Zat besi adalah salah satu mineral penting untuk tubuh kita. Tanpanya, tubuh kita tidak dapat memproduksi hemoglobin, protein pada sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Zat besi juga dapat meregulasi suhu tubuh, mendukung imunitas, dan mendorong produksi energi.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
