
6 Tanda Tersembunyi Seseorang Telah Menguntit Anda di Media Sosial, Menurut Psikolog (Freepik)
Namun terkadang, terasa seperti ada yang mengawasi terlalu ketat. Komentar dari seseorang yang hampir tidak Anda kenal pada foto yang Anda unggah beberapa bulan lalu, atau permintaan mengikuti dari suatu akun yang menurut Anda kurang tepat, mungkin sangat mengganggu Anda.
Dunia digital dapat mengaburkan batasan dengan cara yang tidak selalu kita sadari saat itu juga. Jika Anda pernah bertanya-tanya apakah seseorang mengawasi Anda terlalu ketat, Anda tidak sendirian.
Dalam artikel yang dikutip dari geediting.com, Rabu (26/11) ini, mari kita bahas tanda-tanda halus yang mungkin menunjukkan seseorang telah menguntit Anda di media sosial, dan bagaimana Anda dapat melindungi diri sendiri sambil tetap terhubung.
1. Permintaan pertemanan dari orang yang tidak dikenal
Di tengah luasnya media sosial, tidak jarang menerima permintaan pertemanan dari orang asing.
Namun, jika Anda berulang kali mendapat permintaan dari akun yang tidak dikenal, terutama yang hanya punya sedikit atau tidak punya teman bersama, hal itu bisa jadi merupakan tanda halus adanya penguntitan.
Hal ini khususnya berlaku jika permintaan tersebut datang dari akun-akun yang tampak mencurigakan, akun-akun yang jumlah kiriman atau pengikutnya sangat sedikit, atau yang jumlah pengikutnya luar biasa banyak.
Seringkali ini merupakan upaya penguntit untuk mendapatkan akses lebih dekat ke kiriman dan pembaruan pribadi Anda.
Tetap waspada dan jangan terima permintaan tanpa pemeriksaan yang tepat. Lebih baik berhati-hati dalam hal privasi online Anda.
2. Adanya aktivitas menyukai dan komentar misterius
Suka atau komentar pada postingan lama bisa jadi merupakan tanda halus adanya penguntitan. Itu berarti seseorang telah menelusuri profil Anda secara ekstensif, menggali masa lalu Anda.
Waspadalah terhadap aktivitas semacam ini, terutama dari orang yang tidak Anda kenal atau hampir tidak Anda kenal. Itu merupakan petunjuk bahwa seseorang mungkin mengawasi aktivitas daring Anda terlalu ketat.
3. Kunjungan profil rutin
Beberapa platform media sosial, seperti LinkedIn, memiliki fitur yang memungkinkan Anda melihat siapa saja yang telah melihat profil Anda.
Jika Anda melihat orang yang sama muncul secara berkala, mungkin itu lebih dari sekadar penelusuran biasa.
Orang yang terlalu tertarik dengan kehidupan orang lain cenderung mengunjungi profil orang tersebut beberapa kali sehari.
Itulah cara mereka memantau apa yang Anda lakukan, minat Anda, dan perubahan apa pun dalam hidup Anda.
4. Penandaan dan penyebutan yang berlebihan
Kita semua punya teman yang menandai kita dalam meme, kiriman, atau foto. Itu bagian yang menyenangkan dari media sosial.
Namun, jika seseorang yang hampir tidak Anda kenal mulai menandai atau menyebut Anda secara berlebihan, psikolog memperingatkan bahwa itu pertanda untuk mulai berhati-hati.
Menandai atau menyebut Anda secara berkala merupakan cara mereka untuk memulai percakapan atau menarik perhatian Anda. Ini juga bisa menjadi upaya mereka untuk membangun koneksi publik dengan Anda.
5. Pesan yang tidak diminta
Mendapatkan pesan dari teman lama atau kolega baru di media sosial adalah hal yang wajar.
Namun pesan yang tidak diminta dari seseorang yang hampir tidak Anda kenal mungkin merupakan cerita yang berbeda.
Pesan-pesan ini mungkin awalnya ramah, tetapi dapat segera berubah menjadi percakapan yang berlebihan dan tidak diinginkan.
Mereka mungkin mencari informasi pribadi atau mencoba melibatkan Anda dalam komunikasi terus-menerus.
Menurut psikologi, menerima pesan yang tidak diminta, terutama yang mencoba menggali kehidupan pribadi Anda, adalah tanda yang jelas adanya penguntitan.
6. Interaksi yang sering pada postingan
Tingkat interaksi yang terasa berlebihan dan tidak proporsional ini, menunjukkan seolah-olah mereka sedang menunggu kiriman kita, siap untuk langsung terlibat.
Interaksi terus-menerus pada semua unggahan Anda bisa jadi merupakan tanda halus adanya penguntitan.
Jika seseorang selalu menjadi yang pertama bereaksi atau jika keterlibatannya terasa intens, mungkin sudah waktunya untuk mempertanyakan motifnya.
***

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
