Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 November 2024 | 05.17 WIB

Menurut Psikologi, Ini 6 Cara Menjadi Mandiri dan Mengurangi Ketergantungan terhadap Orang Lain

Ilustrasi orang mandiri (our-team/freepik.com) - Image

Ilustrasi orang mandiri (our-team/freepik.com)

JawaPos.com - Akar dari ketergantungan bisa ditelusuri pada masa kanak-kanak. Pengalaman masa kecil yang traumatis, seperti kurangnya kasih sayang, perhatian, atau dukungan dari orang tua, dapat memicu pembentukan pola pikir dan perilaku yang mengarah pada bergantung kepada orang lain.

Akan tetapi, ketergantungan tidak selalu memiliki satu penyebab. Selain faktor psikologis, kondiri ini juga dapat muncul dalam konteks hubungan dengan seseorang yang memiliki masalah adiksi atau penyakit kronis. Dalam situasi ini, seseorang mungkin merasa terpanggil untuk merawat dan mengurus orang yang sakit.

Sayangnya seiring waktu, peran tersebut bisa berubah menjadi pola yang tidak sehat dan menghambat pertumbuhan pribadi. Merangkum psychcentral.com, berikut beberapa cara menjadi mandiri dan mengurangi ketergantungan kepada orang lain menurut psikologi.

1. Buat boundaries

Ketergantungan umumnya terkait dengan kurangnya batasan pribadi yang jelas, di mana sesorang kesulitan dalam menyuarakan kebutuhan mereka dan cenderung mengorbankan diri demi orang lain. Menetapkan batasan membantumu lebih mengenal diri sendiri, baik secara fisik maupun emosional.

Selain itu, juga mengkomunikasikan bagaimana dirimu ingin diperlakukan oleh orang lain sesuai dengan nilai dan keyakinanmu. Membangun batasan yang sehat membutuhkan latihan konsisten, tetapi lama-kelamaan keadaan ini dapat membuatmu lebih mandiri dan merasa lebih aman guna menyuarakan kebutuhan pribadi.

2. Belajar komunikasi

Meningkatkan keterampilan komunikasi yang baik bisa membantu dalam menetapkan batasan yang sehat dalam berbagai hubungan, seperti dengan pasangan, teman, atau keluarga. Tanpa komunikasi yang jelas, kebutuhanmu dapat terabaikan dan kamu cenderung mengikuti keinginan orang lain untuk menghindari konflik.

Cobalah memberi dirimu sendiri waktu sejenak guna memikirkan hal-hal sebelum berbicara dengan orang lain, agar kamu bisa berbicara dengan lebih percaya diri. Tidak perlu melakukannya lama, cukup tarik napas tiga kali guna memberi dirimu waktu sebelum memberi respons.

3. Lakukan aktivitas yang disukai

Orang yang ketergantungan sering kekurangan rasa percaya diri. Supaya menjadi lebih mandiri, coba temukan hobi yang dinikmati dan lakukan sendiri. Tindakan ini dapat membantumu lebih mengenal diri. Salah satu cara mengatasi ketergantungan adalah dengan aktivasi perilaku yang juga digunakan dalam terapi perilaku kognitif (CBT) untuk mengatasi depresi.

Penelitian juga menunjukkan bahwa ini dapat mendukung perubahan identitas dan perilaku. Apabila diperlukan, bicarakan dengan ahli kesehatan mental agar menemukan aktivitas yang meningkatkan rasa percaya diri dan kebahagiaan. Cobalah hal baru dan terbuka dalam belajar keterampilan baru, meski mungkin memerlukan waktu untuk menemukannya.

4. Luangkan waktu untuk dirimu

Menghabiskan waktu sendiri, bermeditasi, dan menyegarkan diri dapat meningkatkan rasa percaya diri. Penelitian 2020 menunjukkan bahwa kesendirian yang disengaja bisa mendukung kesejahteraan mental dan kesehatan orang dewasa.

Waktu jauh dari tekanan sosial memberi kesempatan refleksi diri, mengurangi stres, dan meningkatkan pemahaman tentang pikiran dan nilai pribadi. Kesendirian juga dapat menurunkan depresi, meningkatkan harga diri, dan memperkuat keterampilan pengelolaan emosi tanpa bergantung pada orang lain.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore