
Ilustrasi narsistik (freepik/gratispik)
JawaPos.com - Meskipun hanya profesional kesehatan mental yang berkualifikasi yang dapat mendiagnosis seseorang dengan gangguan kepribadian narsistik (NPD), dalam hal menentukan apakah Anda atau seseorang yang Anda kenal adalah seorang narsistik, banyak orang membuatnya lebih rumit dari yang seharusnya.
Tidak ada tes darah, sinar X, atau pendekatan ilmiah pasti yang dapat mengidentifikasi apakah Anda, atau seseorang yang Anda kenal, memiliki NPD. Anda dapat mengetahui apakah seseorang narsistik dengan mencari tanda-tanda dalam perilaku, sikap, dan reaksinya terhadap orang lain.
Untuk dapat mengetahuinya, JawaPos.com telah melansir dari laman YourTango, Jumat (8/11), delapan tanda atau ciri-ciri yang bisa Anda jadikan rujukan untuk mengidentifikasi apakah Anda atau orang yang Anda kenal mengidap gangguan kepribadian ini.
1. Memiliki kebutuhan mendalam akan kesempurnaan dan kontrol
Orang narsistik memiliki kebutuhan yang sangat tinggi agar segala sesuatunya sempurna. Mereka percaya bahwa mereka harus sempurna, Anda harus sempurna, dan peristiwa harus terjadi persis seperti yang diharapkan, mereka menempatkan dirinya pada kondisi tidak puas karena tuntutan mereka akan kesempurnaan.
2. Merasa superior
Dunia seorang narsistik adalah baik atau buruk, superior atau inferior, dan benar atau salah, dan dalam dunia tersebut, seorang narsistik merasa superior. Orang narsistik harus menjadi yang terbaik, paling benar, dan paling kompeten, dengan tuntutan kesempurnaan, hal ini dapat menciptakan situasi di mana segala sesuatu harus dilakukan sesuai keinginan mereka.
Baca Juga: Mengenal Karakter Seorang NPD: 9 Ciri- ciri Narsistik yang Sering Tidak Disadari, Menurut Psikologi
3. Kurangnya rasa tanggung jawab, lebih suka menyalahkan dan mengalihkan perhatian pada orang lain
Meskipun narsistik ingin memegang kendali, mereka menghindari tanggung jawab atas hasil, kecuali semuanya berjalan sesuai keinginan mereka. Jika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai rencana mereka atau mereka merasa dikritik atau kurang sempurna, narsistik akan menyalahkan orang lain.
Kadang-kadang kesalahan itu digeneralisasikan, sedangkan di waktu lain kesalahan diproyeksikan pada orang tertentu yang mereka yakini membatasi kemampuan mereka untuk melakukan apa yang ingin mereka lakukan, kapan dan bagaimana mereka ingin melakukannya.
4. Kurangnya empati
Narsistik memiliki kesulitan berempati dengan orang lain, mereka mungkin juga tidak memahami hakikat perasaan. Narsistik cenderung egois dan mementingkan diri sendiri dan biasanya tidak dapat memahami apa yang dirasakan orang lain.
Orang narsistik mengharapkan orang lain berpikir dan merasakan hal yang sama dengan mereka dan jarang memikirkan perasaan orang lain. Mereka juga jarang meminta maaf, menyesali perbuatannya, atau mengakui kesalahan.
5. Bersikeras bahwa segala sesuatu harus tentang diri mereka sendiri

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
