Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Oktober 2024 | 20.03 WIB

Mengenal Karakter Seorang NPD: 9 Ciri- ciri Narsistik yang Sering Tidak Disadari, Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang mengalami gangguan NPD atau kepribadian narsistik. - Image

Ilustrasi orang yang mengalami gangguan NPD atau kepribadian narsistik.

JawaPos.com - Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsistik adalah kondisi psikologis di mana seseorang memiliki perasaan superioritas yang berlebihan, kebutuhan konstan akan pujian, serta kurangnya empati terhadap orang lain.

Seorang dengan NPD sering menunjukkan perilaku yang bisa terlihat normal di permukaan, tetapi sebenarnya menyimpan sifat-sifat yang merusak hubungan dan kehidupan sosial mereka.

Banyak dari ciri-ciri ini sering tidak disadari, bahkan oleh orang terdekat sekalipun. Dalam artikel ini, kita akan mengenal lebih dekat karakter seorang NPD dengan mengungkap beberapa ciri-ciri narsistik yang kerap tersembunyi di balik pesona luar mereka.

Dilansir dari laman Psychology Today pada Rabu (9/10), berikut merupakan 9 ciri-ciri narsistik yang sering tidak disadari, menurut psikologi.

1. Perasaan superior yang berlebihan terhadap diri sendiri

Seorang narsistik selalu merasa dirinya lebih penting daripada siapa pun. Mereka percaya bahwa tanpa kehadiran atau kontribusi mereka, segalanya akan gagal atau tidak berjalan dengan baik.

Mereka sering merasa bahwa mereka adalah pusat dari kesuksesan, baik itu dalam pekerjaan, keluarga, atau hubungan. Ini membuat mereka cenderung melebih-lebihkan peran mereka dan sering merasa bahwa orang lain bergantung pada mereka untuk mencapai sesuatu.

Bahkan, mereka bisa merasa bahwa keberadaan mereka sangat penting sehingga orang lain tidak akan bisa sukses atau bahagia tanpa mereka.

2. Terobsesi dengan fantasi kesuksesan, kekuasaan, atau kecantikan tanpa batas

Individu narsistik sering hidup dalam fantasi tentang pencapaian besar yang jauh melebihi kemampuan mereka. Mereka percaya bahwa mereka akan mencapai kesuksesan yang luar biasa, menjadi sangat kaya, berkuasa, atau mendapatkan cinta yang sempurna.

Namun, fantasi-fantasi ini sering kali tidak berdasarkan kenyataan. Mereka cenderung berpikir bahwa hal-hal hebat akan datang kepada mereka secara otomatis tanpa perlu usaha yang sepadan.

Meskipun tidak ada bukti yang mendukung, mereka terus merasa yakin bahwa masa depan mereka penuh dengan kejayaan.

3. Menganggap dirinya istimewa dan hanya pantas bergaul dengan orang-orang berstatus tinggi

Individu narsistik memiliki keyakinan bahwa mereka istimewa dan hanya orang-orang tertentu yang bisa memahami atau pantas berada di sekitar mereka.

Mereka cenderung mencari hubungan atau pertemanan dengan orang-orang yang mereka anggap sukses, terkenal, atau memiliki status tinggi. Bagi mereka, berhubungan dengan orang-orang biasa tidaklah menarik atau layak.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore