
Ilustrasi kebiasaan bermedia sosial. (Freepik)
JawaPos.com – Sama seperti tubuh yang bisa sakit, demikian pula dengan pikiran. Ada begitu banyak pemicu yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada mental seseorang, dan salah satunya adalah media sosial.
Media sosial merupakan sebuah ruang untuk penggunanya bisa saling berinteraksi dan berbagi informasi.
Meskipun dunia maya ini bisa memberikan banyak manfaat positif, penggunaan yang tidak berhati-hati juga dapat memberikan banyak kerugian.
Setiap individu memiliki tingkat energi dan minat yang berbeda dalam penggunaan media sosial, selama mereka menggunakannya pada tahap yang sehat dan positif, mungkin tidak ada apapun yang perlu diubah.
Namun, jika penggunaanya sudah berdampak buruk pada suasana hati dan mempengaruhi aspek lain dalam hidup Anda, mungkin sekarang adalah saatnya untuk mengevaluasi kembali kebiasaan bermedia sosial Anda.
Dilansir dari laman Help Guide, berikut adalah delapan tanda yang menunjukkan bahwa media sosial berdampak pada kesehatan mental Anda, dan sudah saatnya untuk Anda mengurangi kebiasaan bermain media sosial yang berlebihan.
1. Menghabiskan terlalu banyak waktu di media sosial
Penggunaan media sosial bisa dibilang telah menjadi pengganti bagi banyak interaksi sosial secara offline.
Orang-orang bisa belajar, berbelanja, dan menyapa kenalan melalui dunia maya tanpa harus saling bertatap muka.
Sayangnya, ini akan menjadi hal buruk jika Anda mendapati diri Anda lebih banyak menghabiskan waktu di media sosial, daripada di dunia nyata.
Bahkan, ketika Anda sedang bersama keluarga atau teman, Anda mungkin masih merasa perlu untuk terus memeriksa media sosial.
2. Membandingkan diri dengan cara yang tidak menguntungkan
Beberapa orang cenderung melakukan perbandingan yang tidak sehat saat melihat postingan orang lain di media sosial, mereka membandingkan pencapaian orang lain dengan kegagalan pribadi, kemudian melihatnya sebagai tanda bahwa dunia tidak adil terhadapnya.
Anda mungkin mendapati diri Anda menjadi pribadi yang rendah diri, karena hanya melihat postingan kesuksesan orang lain tanpa memahami kerja keras mereka untuk mendapatkannya.
3. Mengalami cyberbullying

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
