
Teknik ala Orang Jepang untuk Berhenti Overthinking. (pexels.com)
JawaPos.com - Menghadapi hidup yang penuh dengan tuntutan seringkali membuat kita tenggelam dalam overthinking. Terkadang, pikiran kita terasa seperti mesin yang tidak pernah berhenti.
Untungnya, budaya Jepang memiliki berbagai teknik yang dapat membantu kamu mengatasi overthinking dan mencapai ketenangan batin.
Dilansir dari laman Times of India pada Minggu (27/10), berikut adalah 8 teknik ala orang Jepang yang bisa kamu terapkan.
Kaizen adalah filosofi perbaikan berkelanjutan yang mendorong kita untuk membuat perubahan kecil setiap hari. Alih-alih mencoba mengubah hidup kamu dalam sekejap, Kaizen mengajarkan bahwa langkah-langkah kecil setiap hari justru lebih efektif.
Jadi, ketika kamu merasa overwhelmed dengan masalah besar, coba pikirkan perubahan kecil apa yang bisa kamu lakukan. Dengan cara ini, kamu akan merasa lebih mudah untuk maju tanpa merasa tertekan.
Shinrin-Yoku atau mandi hutan adalah konsep menghabiskan waktu di alam, khususnya hutan, untuk menenangkan pikiran. Penelitian menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di alam dapat menurunkan tingkat stres dan meningkatkan suasana hati.
Jadi, cobalah luangkan waktu untuk berjalan-jalan di hutan atau taman. Ini adalah cara yang efektif untuk membersihkan pikiran dan menyambungkan diri dengan alam.
Zazen adalah bentuk meditasi dalam Buddhisme Zen yang fokus pada pernapasan dan kesadaran. Duduk dalam keheningan dan fokus pada pernapasan dapat membantu kamu meredakan pikiran yang berlebihan.
Meditasi ini membantu kamu hidup pada saat ini, mengurangi kecemasan akan masa depan atau penyesalan di masa lalu. Cobalah luangkan beberapa menit setiap hari untuk meditasi Zazen.
Wabi-Sabi adalah konsep yang menghargai keindahan dalam ketidaksempurnaan. Dalam hidup, terkadang kita terlalu keras pada diri sendiri atau orang lain, berharap semuanya sempurna.
Teknik Wabi-Sabi mengajarkan bahwa ketidaksempurnaan itu sendiri memiliki keindahan dan nilai. Ketika kamu bisa menerima bahwa tidak ada yang sempurna, kamu akan merasa lebih ringan dan terbebas dari ekspektasi yang membebani.
Kintsugi adalah seni memperbaiki keramik yang retak dengan emas, menciptakan pola unik dari setiap retakan. Filosofi ini mengajarkan bahwa luka atau retakan dalam hidup kita adalah bagian dari diri kita yang sebaiknya diterima, bukan disembunyikan.
Dengan menerapkan konsep Kintsugi, kamu bisa belajar menerima kesalahan dan luka sebagai bagian dari perjalanan hidup yang memperkaya diri.
Ikigai adalah konsep menemukan tujuan hidup yang memberikan makna. Dalam menghadapi overthinking, terkadang kita merasa kehilangan arah.
Dengan menemukan Ikigai, atau alasan untuk bangun setiap pagi, kamu bisa fokus pada hal-hal yang benar-benar berarti bagi kamu. Ini akan membantu kamu merasa lebih tenang dan terarah.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
