Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Oktober 2024 | 23.17 WIB

7 Perubahan Pola Pikir untuk Mengatasi Makan Berlebihan Akibat Stres dan Suasana Hati Kacau

Ilustrasi orang yang sedang  makan.(Pexels/Oleksandr P) - Image

Ilustrasi orang yang sedang makan.(Pexels/Oleksandr P)

JawaPos.Com - Ketika kehidupan terasa berat dan masalah datang bertubi-tubi, tidak sedikit dari kita yang melarikan diri ke makanan. 

Makanan sering kali menjadi pelipur lara ketika perasaan sedih, cemas, atau depresi melanda. 

Dalam momen-momen tersebut, makan berlebihan bisa terasa seperti pelarian sementara dari rasa sakit emosional yang menggelayuti pikiran. 

Namun setelah efek kenyang berlalu, sering kali muncul perasaan bersalah, penyesalan, dan beban emosional yang semakin berat. 

Siklus ini pun terus berulang, menciptakan lingkaran setan yang sulit diputus.

Makan berlebihan akibat depresi bukanlah hal yang aneh, namun hal ini juga bukanlah solusi yang sehat. 

Tubuh kita mungkin merasa puas sesaat, tetapi masalah utama yang kita hadapi tidak akan hilang hanya dengan mengisi perut. 

Mungkin Anda telah mencoba untuk menghentikan kebiasaan ini berkali-kali, namun tidak pernah berhasil. 

Sebenarnya, kunci untuk keluar dari pola makan berlebihan ini bukanlah pada diet ketat atau aturan keras, melainkan pada perubahan pola pikir yang mendasar.

Mengubah cara kita berpikir tentang makanan dan tubuh kita sendiri bisa menjadi langkah pertama yang kuat untuk menghentikan kebiasaan makan berlebihan. 

Dilansir dari Tinybuddha.com, inilah tujuh perubahan pola pikir yang bisa membantu Anda keluar dari kebiasaan ini. 

Dengan memulai dari pikiran, Anda akan lebih mudah mengendalikan perilaku makan Anda dan, yang terpenting, merawat diri dengan lebih baik di saat-saat sulit.

1. Katakan Pada Diri Sendiri Bahwa Kamu Tidak Rusak

Satu hal yang perlu diingat ketika Anda terjebak dalam siklus makan berlebihan akibat depresi adalah bahwa Anda tidak rusak atau gagal. 

Banyak orang merasa bahwa perilaku makan mereka mencerminkan kelemahan atau kekurangan pribadi. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore