
Ilustrasi 7 minuman sehat yang bisa dikonsumsi saat lakukan diet intermittent fasting selama periode puasa.
JawaPos.com - Intermittent Fasting atau IF telah menjadi salah satu cara diet yang populer di masyarakat. Diet ini dapat mengelola berat badan atau meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dengan cara puasa.
Ada beberapa metode yang digunakan saat intermittent fasting. Misalnya metode 16/8, di mana kalian akan berpuasa selama 16 jam dan makan selama 8 jam atau metode 5:2, yang melibatkan makan teratur selama lima hari dan mengonsumsi kalori minimal pada dua hari yang tidak berurutan.
Selama periode puasa, seseorang hanya diizinkan minum non kalori seperti air putih dan tidak makan sama sekali. Makanya, apa yang kalian minum dapat mempengaruhi efektivitas puasa secara signifikan.
Dilansir dari Health Shots, ada 7 minuman sehat yang bisa dikonsumsi saat lakukan diet intermittent fasting selama periode puasa.
1. Air lemon
Air lemon merupakan minuman sederhana yang efektif untuk dinikmati selama masa puasa. Dengan menambahkan irisan lemon atau perasan air lemon ke dalam air, kalian dapat meningkatkan rasa dan menikmati manfaat vitamin C yang dapat mendukung fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan.
Air lemon juga dapat membantu pencernaan dan bertindak sebagai diuretik ringan, membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi, dan mengeluarkan racun. Dalam hal penurunan berat badan dengan puasa intermittent, minum air lemon dapat membantu mengurangi nafsu makan dan asupan kalori.
Tentunya jangan menambahkan gula atau pemanis tambahan untuk menghindari pembatalan puasa. Gula atau pemanis tersebut dapat membuat air lemon menjadi berkalori.
2. Kopi hitam
Kopi hitam merupakan minuman yang populer bagi banyak orang saat menjalani puasa intermittent. Kopi hitam mengandung kalori yang sangat sedikit (biasanya kurang dari 5 per cangkir) dan dapat mendukung proses puasa.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Food Science and Biotechnology, kandungan kafein dalam kopi hitam dapat merangsang sistem saraf dan mengirimkan sinyal untuk memecah lemak. Hal ini dapat membantu meningkatkan metabolisme dan meningkatkan oksidasi lemak.
Ini akan meningkatkan manfaat puasa. Namun, penting untuk diingat minum kopi hitam ini tanpa gula, krimer, atau susu. Hal ini karena beberapa tambahan tersebut dapat membatalkan puasa dan meningkatkan asupan kalori.
3. Teh hijau
Teh hijau adalah minuman yang bermanfaat untuk dikonsumsi selama intermittent fasting. Seperti halnya kopi hitam, teh hijau juga mengandung kafein dengan jumlah yang lebih rendah. Ini dapat memberikan efek stimulan yang lebih ringan.
Teh hijau kaya akan antioksidan yang dikenal dengan katekin. Teh hijau kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG) yang telah dikaitkan dengan manfaat intermittent fasting seperti peningkatan metabolisme, sensitivitas insulin, dan pembakaran lemak.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
