Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 13 Oktober 2024 | 15.41 WIB

Cek 5 Tindakan Abusif yang Mencerminkan Perilaku Silent Treatment pada Pasangan

Inilah Tindakan Abusif yang Mencerminkan Perilaku Silent Treatment. (Pexels) - Image

Inilah Tindakan Abusif yang Mencerminkan Perilaku Silent Treatment. (Pexels)

JawaPos.com - Silent treatment atau perlakuan diam adalah salah satu bentuk manipulasi emosional yang sering kali tidak disadari sebagai kekerasan emosional atau abusif. Meskipun terlihat pasif, dampaknya bisa sangat menyakitkan bagi orang yang mengalaminya. 

Silent treatment bukan hanya tentang seseorang yang mendiamkanmu sesaat, tetapi juga bisa menjadi alat untuk mengontrol, menghukum, dan memanipulasi perasaanmu. 

Dilansir dari laman Psychology Today pada  Minggu (13/10) berikut adalah lima cara bagaimana silent treatment sering digunakan secara emosional dan menyakitkan.

1. Menghindari Penyelesaian Masalah yang Adil

Ketika seseorang memberikan silent treatment, mereka sering kali menggunakannya untuk menghindari akuntabilitas. 

Daripada menghadapi masalah atau kesalahan yang mungkin mereka buat, mereka memilih untuk mendiamkanmu, berharap masalah tersebut hilang dengan sendirinya. 

Dalam hubungan yang sehat, komunikasi terbuka adalah kunci dalam menyelesaikan konflik. Namun, jika silent treatment digunakan, itu menghentikan dialog yang seharusnya terjadi, membuatmu merasa kebingungan dan frustasi karena tidak ada resolusi yang adil.

2. Mengabaikan Nilai, Kebutuhan, atau Batasan Orang Lain

Silent treatment juga dapat digunakan sebagai cara untuk menolak atau mengabaikan nilai-nilai, kebutuhan, atau batasan yang telah kamu tetapkan. 

Misalnya, jika kamu mengungkapkan perasaanmu tentang sesuatu yang penting bagimu dan mereka merespons dengan mendiamkanmu, itu adalah bentuk penolakan emosional

Dengan tidak merespons, mereka menolak untuk mengakui bahwa kebutuhan dan perasaanmu sah. Ini bisa membuatmu merasa tidak dihargai dan diabaikan.

3. Menahan Respons untuk Memancing Reaksi

Bentuk lain dari silent treatment adalah ketika seseorang sengaja menahan respons untuk memancing reaksi emosional darimu. Dalam situasi ini, mereka mungkin mendiamkanmu hingga kamu merasa marah, cemas, atau bingung. 

Tujuannya adalah untuk membuatmu kehilangan kendali atas emosi sehingga mereka bisa merasa superior atau memiliki kekuasaan lebih dalam hubungan tersebut. 

Ini adalah taktik manipulatif yang sangat merugikan, karena membuatmu merasa bersalah atau malu atas reaksimu sendiri.

4. Menghukum Agar Tunduk dan Patuh

Silent treatment sering kali digunakan sebagai bentuk hukuman dalam suatu hubungan. Dengan mendiamkanmu, mereka berharap bahwa kamu akan merasa bersalah atau takut, lalu menyesuaikan dirimu agar sesuai dengan keinginan mereka. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore