Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Oktober 2024 | 14.14 WIB

Kamu Berhak Bahagia! Simak, Cara Terlepas dari Jeratan Cyberbullying Bagi Pelaku dan Korban

Ilustrasi cara terlepas dari jeratan cyberbullying bagi pelaku dan korban. (Freepik) - Image

Ilustrasi cara terlepas dari jeratan cyberbullying bagi pelaku dan korban. (Freepik)

JawaPos.com -  Di era digital yang semakin canggih seperti sekarang, kita sering kali terjebak dalam jaringan online yang kompleks dan tak terbatas. 

Di balik kemudahan dan kecanggihan teknologi tersebut, terdapat bayang-bayang gelap yang mengintai, satu di antaranya adalah cyberbullying.

Fenomena cyberbullying menjadi kian meresahkan dan menyebalkan bagi sebagian orang, termasuk korban

Melalui media sosial, pesan teks, platform online lainnya, tindakan intimidasi dan pelecehan semakin mudah dilakukan, meninggalkan dampak yang serius pada korban-korban yang rentan.

Cyberbullying adalah masalah serius dalam era digital yang dapat memiliki dampak yang merusak pada kesejahteraan psikologis, emosional, dan bahkan fisik korban yang memerlukan respons yang komprehensif dari berbagai pihak.

Dikutip melalui The United Nations Children’s Fund (UNICEF) pada Selasa (8/10), korban dapat melindungi diri sendiri dengan mengambil tindakan tegas.

Namun, apakah korban bisa terlepas dari bayang-bayang para pelaku yang suka melakukan intimidasi tersebut? Simak penjelasannya!

Cara Mengatasi Cyberbullying

Mengatasi cyberbullying adalah sesuatu hal yang kompleks. Tidak hanya dari korban juga pelaku, dan juga institusi maupun lembaga terkait. 

Berikut ini langkah-langkah yang komprehensif untuk mengatasi cyberbullying:

Bagi Pelaku

Memahami tindakan yang dilakukan, pahami dampak tindakan yang dapat merusak mental dan emosional korban, serta berpotensi berdampak pada masa depan pelaku.

Menghentikan tindakan, jangan mengulangi tindakan dengan cara berhenti mengirimkan pesan kasar, komentar merendahkan, atau penyebaran informasi palsu.

Batasi penggunaan media sosial, jika dengan menggunakan media sosial membuatmu ingin melakukan tindakan  perundungan, sebaiknya jangan lagi menggunakan media sosial.

Meminta maaf, mengakui kesalahan dan menunjukkan niat untuk berubah adalah langkah yang positif.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore