Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Oktober 2024 | 01.37 WIB

Kenali Romantisme Workaholic dan Dampaknya dalam Hubungan Percintaan yang Memicu Keegoisan

Ilustrasi pasangan yang hubungannya bermasalah. - Image

Ilustrasi pasangan yang hubungannya bermasalah.

JawaPos.com - Romantisme workaholic merupakan bentuk kecanduan yang mirip dengan narkoba, bahkan dapat mengubah kepribadian dan nilai-nilai seseorang. Kecanduan kerja mendistorsi realitas dan sering menyebabkan masalah serius dalam hubungan dan keluarga.

Seseorang yang mengalami romantisme workaholic cenderung kehilangan integritas pribadi dan profesional mereka. Memahami romantisme workaholic, penting dalam menyadari perubahan perilaku dan karakter seseorang.

Jam kerja berlebihan hanyalah salah satu gejala. Meskipun pecandu kerja terobsesi dengan pekerjaan, mereka sebenarnya juga kecanduan akan kekuatan dan kendali yang datang dari kebutuhan kompulsif untuk mendapatkan persetujuan dan status.

Pekerjaan adalah bagian dari hidup kita dan cara kita mencari nafkah. Tingkat stres yang muncul akibat kehilangan pekerjaan sangat besar. Melansir mentaltreat.com, berikut perbedaan, ciri-ciri, dan dampak romantisme workaholic dalam hubungan percintaan.

Perbedaan bekerja keras dan romantisme workaholic

Pekerja keras selalu hadir secara emosional dan fisik bagi keluarga, teman, dan rekan kerja. Mereka berusaha mencapai keseimbangan kehidupan kerja yang sehat dan memiliki rasa tanggung jawab pribadi yang tinggi.

Kerja lembur biasanya dilakukan guna memenuhi tenggat waktu atau menyesuaikan dengan jadwal yang berubah. Akan tetapi, mereka menyisihkan energi untuk dibawa pulang setiap malam, serta menjaga akhir pekan mereka.

Sebaliknya, seorang romantisme workaholic tidak bertindak seperti itu. Mereka terobsesi dengan kinerja dan berupaya menjadi lebih baik, lebih cepat, dan lebih sukses daripada orang lain.

Ego mereka mendorong pencapaian tujuan ini, bukan dukungan dari keluarga atau teman. Bagi mereka, tetap berada di level yang sama dianggap sebagai tanda kegagalan.

Ciri-ciri romantisme workaholic

Berikut ini beberapa ciri-ciri seseorang mengalami romantisme workaholic yang perlu diperhatikan, yakni:

1. Narsisme sering kali dikaitkan dengan romantisme workaholic, di mana ini memperlihatkan ketidaksabaran dan dorongan yang terus-menerus bagi pecandu kerja.

2. Saat berhubungan dengan orang yang kecanduan kerja perlu berhati-hati, sebab menyebabkan ketidaksabaran. Mereka cenderung lebih mudah marah dan terburu-buru.

3. Keramahan dapat menghambat dorongan untuk bekerja, karena seorang romantisme workaholic memiliki standar perfeksionis yang tinggi dan sulit menerima kritik atau saran.

4. Keterbukaan terhadap pengalaman yang berhubungan positif dengan kemampuan multitasking yang sering terlihat pada pecandu kerja.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore