
Ilustrasi: Batu permata merupakan jenis perhiasan yang banyak dicari untuk keperluan tunangan dan pernikahan. (Istimewa)
JawaPos.com - Perhiasan emas kini bukan lagi sebuah barang wajib yang dikenakan oleh mereka yang bertunangan atau menikah. Kemajuan zaman dan pola pikir manusia yang kian progresif membuat mereka banyak menggunakan materi lain yang tidak kalah menarik dibanding emas. Salah satunya adalah batu permata.
Batu permata merupakan batu yang dihasilkan dari proses geologi dengan waktu pembentukan yang sangat lama. Batuan ini biasanya terdiri atas satu atau beberapa unsur kimia serta memiliki harga jual yang tinggi sehingga banyak diminati.
Sebelum dijual dalam bentuk perhiasan atau bentuk lainnya, gemstone harus melewati tahap pemolesan untuk meningkatkan keindahan dan kilaunya. Gemstone memiliki warna dan karakteristik yang berbeda-beda karena perbedaan dalam komposisi kimia, struktur kristal, dan proses pembentukannya.
Batu permata, atau gemstone, kini dapat digunakan sebagai perhiasan untuk tunangan serta pernikahan. Perhiasan ini bisa ditemukan di beberapa tempat, salah satunya adalah Pasar Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta Timur.
Billy Tanu, pemilik JETE Fine Jewelry yang berada di sana menuturkan, ada banyak varian batu permata yang bisa digunakan. misalnya batu permata ruby, safir, emerald, topas, citrine, zircon, dan banyak lagi.
"Barangnya didatangkan dari Bangkok dan Sri Lanka. Kualitas batu permata di sana memang salah satu yang terbaik," ujar Billy.
Billy muturkan, ia menjual batu permata dari harga Rp 5 jutaan. "Untuk prosesnya tergantung pemesanannya. Kalau yang biasa saja sehari dua hari udah jadi. Tapi kalau yang custom itu bisa 20 hari kerja karena harus menyesuaikan model," ujarnya.
Peminat batu permata, lanjut Billy, juga tidak sedikit. Menurutnya, perhiasan jenis ini sudah punya pangsa pasarnya tersendiri. "Untuk peminatnya sangat bagus ya. Sehari kita bisa menerima pesanan 15-20 pesanan," terangnya.
“Berharap juga kepada pemerintah dapat mendorong pasar batu permata di tanah air lebih luas lagi, merambah dunia internasional," sambungnya.
Sementara itu, Kepala Pasar Rawa Bening Achmad Subhan mengaku pihaknya memang fokus mengembangkan serta mempromosikan Batu Akik serta Batu Permata di pasar yang dipimpinnya. Pihaknya juga merangkul Asosiasi yang berada di pasar tersebut.
"Kita terus promosikan batu akik serta batu permata. Salah satunya melalui media sosial serta event. Alhamdulillah, hasilnya sangat positif. Pasar kerap kedatangan tamu dari mancanegara seperti Korea dan lainnya. Ini sangat bagus untuk perkembangan pasar, " tutupnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
