Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 Oktober 2024 | 14.45 WIB

Apa Itu Adiksi Adrenalin? Ini Penjelasan Ahli Psikologi dan Akibat-Akibatnya 

Ilustrasi wahana pemicu adrenalin. (Freepik) - Image

Ilustrasi wahana pemicu adrenalin. (Freepik)

JawaPos.com - Ada istilah untuk orang-orang yang memiliki hobi melakukan aktivitas yang menantang nyali atau penuh dengan sensasi, yaitu adrenaline junkie atau pecandu adrenalin.

Orang-orang seperti ini biasanya memiliki minat yang tinggi terhadap aktivitas-aktivitas yang cenderung berbahaya atau biasa ditakuti orang-orang. 

Beberapa contoh aktivitas yang mereka sukai adalah balapan kendaraan, bungee jumping, memanjat tebing, dan bahkan menyukai roller coaster. 

Untuk memahami benar-benar mengenai kecanduan adrenalin ini, kita harus mengerti apa itu adrenalin

Dilansir dari Rosglas Recovery, adrenalin, atau epinephrine, adalah hormon yang dibuat oleh kelenjar adrenal, berada di atas ginjal kita. Hormon ini langsung masuk ke dalam aliran darah untuk mengirimkan sinyal ke berbagai organ. 

Adrenalin inilah yang mempersiapkan tubuh kita untuk memberikan respon lari atau lawan (fight or flight) saat krisis atau menghadapi bahaya. 

Ketika adrenalin diproduksi ke peredaran darah, tubuh kita mengalami banyak hal. Seperti: 

  1. Meningkatnya detak jantung

  • Meningkatnya tekanan darah

  • Saluran pernapasan yang melebar

  • Pernapasan yang makin cepat

  • Pupil mata melebar

  • Keringat

  • Indra-indra kita makin tajam

  • Menurunnya persepsi akan rasa sakit

  • Editor: Novia Tri Astuti
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore