
Ilustrasi memencet jerawat./Freepik
JawaPos.com – Permasalahan kulit seperti jerawat bukan lagi dirasakan oleh satu atau dua orang, tetapi banyak orang.
Beberapa di antaranya bisa saja mengalami kondisi ini di beberapa titik wajah mereka, seperti di dahi, pipi, dagu, atau hidung.
Meski sudah umum, tetapi ada perasaan yang berbeda ketika mengalaminya karena bagaimanapun setiap orang ingin mempunyai wajah yang bersih, sehat, dan bebas dari permasalahan kulit, yang akhirnya memengaruhi kepercayaan diri mereka.
Berbagai cara dilakukan, mulai dari penggunaan produk perawatan kulit (skincare), konsultasi ke dokter ahli, hingga melakukan facial treatment yang rutin untuk mengatasi jerawat dan bekasnya dari wajah, salah satunya untuk jenis jerawat bernanah.
Dilansir dari Healthline, pada dasarnya semua jenis jerawat diakibatkan oleh pori-pori yang tersumbat.
Namun, berbeda dengan jerawat biasanya, jerawat yang bernanah tentu akan terlihat jelas wujudnya di wajah.
Kondisi ini disebabkan oleh sebum (minyak) bersamaan dengan bakteri, dan material lain yang terperangkap di dalam pori-pori, yang akhirnya menyebabkan peradangan dan menghasilkan cairan putih.
Lantas cara apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi jerawat bernanah?
Masih dikutip dari Healthline, cara yang disarankan untuk mengatasi jerawat bernanah, yakni dengan menggunakan produk perawatan kulit wajah yang mengandung, antara lain:
1. Benzoil peroksida
2. Asam salisilat
3. Retinoid
Selain menggunakan produk yang mengandung ketiga bahan di atas, mengatasi jerawat bernanah juga dapat dilakukan dengan mengunjungi dan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kulit.
Di samping itu, yang perlu diperhatikan oleh seseorang dengan kondisi kulit berjerawat bernanah bukan hanya pengobatannya saja, tetapi juga kebiasaan yang perlu dihindari agar tidak memperparah peradangan.
Mengutip dari Dr. Dixit Cosmetic Dermatology ada sepuluh hal yang disarankan saat memiliki jerawat berisi nanah, yaitu:
