
Ilustrasi diskusi ide dengan mengandalkan data./(Unsplash.com/ScottGraham)
JawaPos.com - Dalam sebuah kelompok baik lingkungan kerja atau sekolah, tentunya kita memerlukan orang-orang yang mengeluarkan idenya agar mampu menyelesaikan tugas secara efektif dan efisien.
Mengutip dari laman Asana pada (13/09) dalam sebuah tim kerja, ide menjadi prinsip utama dalam membangun kolaborasi. Bayangkan jika seseorang itu pasif akan menghambat tujuan serta kinerja suatu kelompok.
Namun meskipun ide-ide itu diperlukan, melansir dari laman Psychology Today, ada 5 alasan orang tidak pernah mau mendengar idemu dan kerap mengabaikannya :
1. Terlalu Mengandalkan Data
Mungkin kamu memiliki akses terhadap data yang membuktikan suatu hal, tetapi jika hanya mengutipnya sering kali tidak cukup untuk membuat orang lain untuk mendengarkan itu semua.
Para peneliti telah menemukan bahwa kesimpulan yang sudah terverifikasi dengan baik pun sering kali ditolak jika bertentangan dengan asumsi. Cobalah untuk membuat pernyataan yang mudah dipahami dan menarik secara visual.
2. Kamu Terlalu Yakin
Menurut peneliti organisasi terkenal, Amy Edmondson, “gagasan tentang kesuksesan” dalam organisasi mungkin lebih baik diilustrasikan dengan fleksibilitas dan keinginan untuk belajar daripada upaya untuk menunjukkan kekuasaan.
Dengan kata lain, rasa ingin tahu mungkin merupakan cara yang lebih baik untuk mendengarkan daripada menyarankan solusi. Kontribusi lebih mudah didengar ketika kamu memberikan ketersediaan untuk meminta masukan.
Kita semua tahu bahwa penting untuk percaya diri. Tapi, bukan berarti harus tampil dengan "terlalu yakin", bahkan keyakinan itu lebih berarti ketika menerima apa yang ada.
Tidak semua hal yang kita yakini itu bisa diterima oleh orang lain, maka perlunya ada diskusi dan beri kesempatan pada mereka untuk mengungkapkan idenya. Dengan itulah, kamu akan lebih didengar.
3. Nada Suaramu Terdengar Seperti sedang Mengeluh
Setelah masuk ke dalam organisasi, dibutuhkan beberapa waktu bagi karyawan untuk mengembangkan perasaan bahwa organisasi akan menghargai kontribusi setiap orang.
Tapi dengan mengeluh biasanya membuat orang lain tidak mendengar kecuali jika hal itu bersifat membangun. Agar hal tersebut tidak terlihat seperti merengek, pastikan secara jelas menyertakan ekspresi yang baik mengenai keragu-raguan, keingintahuan, dan saran alternatif.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
