Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 September 2024 | 04.20 WIB

Waspada Bahaya Overthinking! Berpikir Berlebihan dan Berkepanjangan Bisa Menyebabkan Kerugian Diri

Ilustrasi- Orang yang selalu overthinking dan meragukan diri sendiri - Image

Ilustrasi- Orang yang selalu overthinking dan meragukan diri sendiri

JawaPos.comOverthinking merupakan istilah saat Anda memikirkan atau mengkhawatirkan hal yang sama berulang kali. Hal ini bisa dipicu oleh beberapa hal, mulai dari yang sepele hingga yang serius seperti trauma atau kejadian buruk di masa lalu yang tidak bisa dilupakan.

Dikutip dari alodokter.com, beberapa orang yang sering overthingking mengklaim bahwa tindakan memikirkan hal sepele berlebihan termasuk sikap waspada dan berhati-hati sebelum bertidak. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kesalahan dan penyesalan di masa yang akan datang.

Berpikir sebelum bertindak adalah hal yang bagus, karena proses ini memungkinkan kita untuk mempertimbangakan setiap tindakan yang akan diambil. Namun, apabila hal ini dilakukan secara berlebihan, hingga mengorbankan banyak waktu dan pikiran pastinya akan merugikan.

Ada beberapa kerugian yang disebabkan overthinking, di antaranya sebagai berikut:

1. Menghambat aktivitas sehari-hari

Dikutip dari emirresearch.com, semua kenangan, pikiran, dan emosi yang tersimpan di otak kita saling berkaitan untuk meningkatkan kapasitas berpikir kita, namun bagian terburuknya adalah membuat kita rentan terhadap pemikiran berlebihan.

Merenungkan kesalahan yang telah kita buat, terlalu menyesali sesuatu, atau mengkhawatirkan hari esok. Jika hal ini dipikirkan secara berlebihan akan membuat tubuh kita kelelahan yang menyebabkan terhambatnya aktivitas karena tubuh sudah lelah terlebih dahulu.

2. Menurunkan kualitas tidur

Pola tidur yang baik membantu kerja tubuh dengan baik pula untuk menghindari penyakit seperti stres, diabetes, hingga penyakit jantung.

Sayangnya, sering terjaga semalaman karena overthinking juga dialami banyak orang. Kesulitan beristirahat di malam hari mengakibatkan penurunan kualitas tidur, padahal lama waktu yang dibutuhkan untuk tidur adalah 7-8 jam setiap harinya.

3. Menurunkan performa belajar atau bekerja

Overthinking bisa menjadi penyebab sulit berkonsentrasi, tidak bisa fokus, dan kesulitan berkomunikasi. Pikiran menjadi kalut menyebabkan performa menurun. Berpikir berlebihan juga akan membatasi kreativitas serta imajinasi seseorang. Intruksi dari guru ataupun atasan akan sulit dipahami, dan semua pekerjaan menjadi sulit diselesaikan.

4. Kesulitan mengontrol emosi

Selama memikirkan kesalahan, menyesali sesuatu, atau mengkhawatirkan hari esok secara berlebihan, bukannya mendapatkan solusi justru hal ini akan menyebabkan seseorang semakin panik, insecure, dan sulit mengendalikan emosi. Beberapa orang bahkan bisa memikirkan pemikiran aneh dan berperilaku aneh.

5. Mengalami gangguan kesehatan

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore