
Ilustrasi orang baik dengan kepribadian rumit yang terlalu murah jati pada orang lain. (Freepik/milanmarkovic)
JawaPos.com - Kebaikan merupakan sifat yang banyak dipuja oleh orang lain, namun tidak semua orang yang tampak baik di luar benar-benar memiliki niat tulus. Kadang-kadang, di balik senyum ramah dan tindakan yang tampaknya sopan, ada motif tersembunyi atau sikap yang kurang jujur.
Dilansir dari Ideapod, terdapat sembilan tanda seseorang mungkin bukan orang yang benar-benar baik, bahkan jika mereka terlihat demikian di permukaan.
1. Selalu Ada Motif di Balik Kebaikan
Orang yang tulus melakukan kebaikan tanpa mengharapkan imbalan. Namun, jika seseorang hanya berbuat baik ketika ada sesuatu yang bisa mereka dapatkan, ini adalah tanda peringatan.
Mereka mungkin tampak ramah atau membantu, tetapi di balik setiap tindakan, ada motivasi tersembunyi. Orang seperti ini mungkin mencoba mendapatkan pengakuan, pujian, atau bahkan manipulasi emosional dari kebaikan mereka.
2. Sering Mengungkit-ungkit Kebaikan
Salah satu ciri orang yang baik hati adalah tidak merasa perlu mengungkapkan setiap tindakan baik yang mereka lakukan. Namun, jika seseorang sering membicarakan tentang kebaikan mereka sendiri dan bagaimana mereka telah membantu orang lain, ini bisa menunjukkan bahwa niat mereka kurang tulus.
Mereka mungkin lebih peduli pada citra diri daripada tindakan nyata membantu orang lain.
3. Mudah Tersinggung Ketika Tidak Mendapat Pengakuan
Orang yang benar-benar baik tidak mengharapkan tepuk tangan setiap kali mereka melakukan sesuatu yang baik. Namun, orang yang hanya tampak baik di permukaan sering kali merasa kecewa atau marah ketika kebaikan mereka tidak diakui atau dihargai.
Mereka membutuhkan validasi eksternal sebagai bentuk imbalan atas tindakan mereka, yang menunjukkan bahwa tindakan baik mereka tidak sepenuhnya murni.
4. Menggunakan Kebaikan sebagai Alat Manipulasi
Terkadang, kebaikan bisa digunakan sebagai cara untuk mengendalikan orang lain. Seseorang mungkin melakukan kebaikan dengan harapan bahwa orang lain akan merasa berhutang budi dan lebih mudah dimanipulasi.
Ini bisa berupa memberikan bantuan yang tidak diminta hanya untuk menuntut balasan di kemudian hari atau membuat orang merasa bersalah jika mereka tidak membalas kebaikan tersebut.
5. Memilih kepada Siapa Mereka Berbuat Baik

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
