JawaPos.com - Tipe-tipe orang dalam pergaulan tentu bermacam-macam yang tanpa disadari memberikan pengaruh terhadap diri Anda.
Ada yang membawa pengaruh positif, namun ada juga yang memberikan dampak negatif. Keduanya memainkan peran untuk kesehatan mental Anda.
Jadi, Anda perlu memperhatikan kembali dengan siapa saja Anda menjalin hubungan dekat agar kesehatan mental terjaga dan diri Anda tetap waras.
Dilansir JawaPos.com dari Times of India pada Senin (2/9), berikut tujuh tipe orang yang patut dijauhi menurut psikologi agar diri Anda tetap waras dalam menjalani kehidupan.
1. Menguras Energi
Pernahkah Anda merasakan energi Anda terkuras hanya dalam beberapa menit saja ketika bertemu atau berkomunikasi dengan seseorang? Apabila pernah, Anda patut menjauhinya.
Orang tersebut terlalu negatif untuk Anda hingga membuat Anda frustasi tanpa disadari, misalnya saja terlalu manja, banyak menuntut, atau mengomel.
Tentu, Anda akan merasa lelah secara emosional dan energi Anda akan habis terserap olehnya.
2. Berprestasi
Orang-orang berprestasi tentu diperlukan dalam pergaulan untuk memberikan motivasi dan inspirasi bagi yang lainnya.
Namun, menjadi catatan bila orang berprestasi tersebut telah bertindak berlebihan, seperti menciptakan tekanan, persaingan sepihak, dan menetapkan harapan yang tidak realistis bagi diri mereka sendiri serta orang lain.
Cepat atau lambat tipe orang seperti itu akan menjadi beban bagi diri mereka sendiri dan orang-orang disekitarnya. Oleh karenanya orang tersebut patut dijauhi agar diri Anda tetap waras.
3. Tukang Gosip
Tipe ketiga yang patut dijauhi ialah 'Si Tukang Gosip'. Orang seperti ini senang mencampuri urusan orang lain dan tidak menghormati batasan pribadi.
Jadi, tidak heran bila 'Si Tukang Gosip' selalu menyebarkan rumor dan berbagi informasi pribadi tanpa memikirkan konsekuensinya.
Kemudian, orang yang senang bergosip pun tidak dapat dipercaya, karena seringkali kepercayaan tersebut dirusak hingga menimbulkan konflik yang berujung pada terganggunya kesehatan mental Anda.
4. Korban Abadi
Selanjutnya ada 'Si Korban Abadi', yakni orang yang selalu merasa diperlakukan tidak adil hingga menganggap dirinya sebagai 'korban'.
Tipe orang seperti ini selalu merasa dirinya paling benar, sehingga selalu menyalahkan orang lain atas apa yang mereka perbuat.
Fokus mereka hanya tentang bagaimana caranya melawan orang lain. Tentu, sikap seperti ini sangat melelahkan dan membuat orang-orang sekitarnya merasa frustasi bukan? Jadi, jauhilah bila Anda ingin tetap waras.
5. Manipulator Emosional
Seorang manipulator emosional menggunakan berbagai macam taktik yang menyerang sisi emosional seseorang sehingga orang tersebut dapat dikendalikan sesuai dengan apa yang diinginkan si manipulator demi mencapai keuntungan mereka sendiri, misalnya saja menciptakan rasa bersalah, terluka, kebingungan, hingga frustasi.
Jadi, berhati-hatilah, orang seperti ini bisa saja terlihat sangat baik, namun sebenarnya sama sekali tidak memikirkan Anda bagai serigala berbulu domba.
6. Bermuka Dua
Orang yang bermuka dua memiliki ciri selalu berkata dan bersikap berbeda kepada setiap orang. Bisa saja dengan Anda orang ini berkata A, sementara dengan orang lain berkata B.
Jadi, jangan mudah percaya dengan orang seperti ini, karena bisa saja berita yang dikatakannya palsu hingga tidak jarang berisi hal-hal negatif tentang orang lain.
7. Pencari Perhatian
Tipe orang ini senang bila menjadi pusat perhatian. Oleh karenanya, mereka selalu berbicara dan memikirkan tentang diri mereka sendiri, hingga sulit baginya untuk berempati apalagi menjadi pendengar yang baik.
Orang ini akan membuat Anda merasa lebih buruk. Jadi, hal yang tepat bila menjauhkan diri dari orang seperti ini.
Demikianlah tujuh tipe orang yang menurut psikologi patut dijauhi agar kesehatan mental Anda terjaga dan tetap waras menjalani aktivitas sehari-hari.***