Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Agustus 2024 | 21.05 WIB

Simak 8 Tujuan Tersembunyi Orang yang Terbiasa Oversharing di Media Sosial, Ungkap Makna di Balik Curhatannya

8 tujuan seseorang yang punya kebiasaan oversharing di media sosial (glamadelaide) - Image

8 tujuan seseorang yang punya kebiasaan oversharing di media sosial (glamadelaide)

JawaPos.com - Pernahkah setiap permasalah di hidupmu Anda ceritakan di media sosial Anda? Baik itu melalui tulisan Anda atau bahkan repost video dan kata-kata. Oversharing mungkin bisa di lakukukan diberbagai platform media sosial, seperti twitter, instagram, atau bahkan facebook Anda.

Terkadang orang yang melihat kebiasaanmu oversharing di media sosial tak begitu nyaman, bahkan menjadi bahan untuk dijadikan celah kejahatan bagi mereka. Mengungkap tjuan tersembunyi mereka mengapa memiliki kebiasaan oversharing menjadi salah satu edukasi untuk Anda. Agar lebih berhati-hati dalam membagikan sesuatu di media sosial.

Berikut ini 8 tujuan tersembunyi seseorang yang punya kebiasaan oversharing di media sosial menurut geediting.com yang dikutip oleh JawaPos.com, Kamis (29/8):

1. Anda butuh pengakuan

Mencari persetujuan teman Anda di media sosial tentunya menjadi kebanggaan Anda. Apalagi jika mereka memberikan like, ataupun komen di postinganmu.

Orang yang punya kebiasaan oversharing atau berbagi terlalu banuak di media sosial sering memendam keinginan kuat untuk mendapatkan validasi. Perasaan Anda atau pengungkapan keintiman Anda diharapkan memancing reaksi daring.

2. Agar Anda dipandang sempurna

Dengan postingan Anda, tujuan dibalik itu ialah agar Anda dianggap memiliki kehidupan yang sempurna daripada orang lain. Sehingga ini mendongkrak budaya kepalsuan di sosial media.

Mereka yang sering mengungkapkan isi hati mereka secara daring sering melakukannya dengan satu misi tunggal: memamerkan kehidupan mereka secara apa adanya, tanpa filter, dan autentik.

3. Anda merasa kesepian

Jika Anda memiliki kebiasaan oversharing di media sosial ternyata tak hanya mencari perhatian saja, melainkan ada hal yang lebih mendalam. Yakni rasa kesepian yang mendalam.

Kesendirian ini tidak serta-merta muncul akibat keterasingan fisik, melainkan akibat terputusnya hubungan emosional.

4. Anda kesulitan memahami batasan

Tujuan seseorang memiliki kebiasaan ovesharing di media sosial yakni tentang kesulitan memahami batasan.

Hal ini mencerminkan tarik-menarik internal antara keinginan bawaan untuk privasi dan kebutuhan yang sama kuatnya untuk koneksi dan validasi di dunia digital di mana berbagi adalah norma.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore