Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Agustus 2024 | 01.49 WIB

8 Tanda Teman Anda Diam-diam Merasa Senang saat Anda Gagal, Menurut Psikologi

8 Tanda Seorang Teman Diam-diam Ingin Melihat Anda Gagal, Menurut Psikologi (freepik) - Image

8 Tanda Seorang Teman Diam-diam Ingin Melihat Anda Gagal, Menurut Psikologi (freepik)

JawaPos.com – Ada batasan tipis antara teman yang memberikan kritik membangun dan teman yang diam-diam berharap Anda jatuh dan gagal dalan hidup.

Ini adalah pemikiran yang meresahkan, tetapi psikologi menunjukkan bahwa beberapa orang yang kita anggap teman mungkin tidak selalu mementingkan kepentingan kita.

Psikologi memberi kita petunjuk untuk mengenali apakah seorang teman mungkin diam-diam mendukung kegagalan kita.

Penting untuk menyadari tanda-tanda ini, bukan untuk menimbulkan paranoia, tetapi untuk menjaga agar lingkaran sosial kita tetap jujur ​​dan sehat.

Dilansir dari Hack Spirit, Selasa (27/8), berikut delapan tanda jelas yang menunjukkan bahwa teman Anda diam-diam ingin melihat Anda gagal, menurut psikologi.

1. Keputusasaan yang halus

Psikologi memberi tahu kita bahwa salah satu tanda awal seorang teman yang menginginkan kehancuran Anda adalah keputusasaan yang halus.

Hal ini dapat muncul dalam berbagai bentuk. Bisa jadi mereka meremehkan pencapaian Anda atau menunjukkan pandangan yang terlalu pesimis terhadap tujuan Anda.

Anda mungkin berbagi sebuah ide, dan mereka akan segera menunjukkan potensi kegagalannya, atau mereka mungkin secara halus menyarankan bahwa Anda tidak cukup mampu melakukannya.

Memberikan kritik yang membangun adalah satu hal, tetapi akan berbeda jika ada yang terus-menerus mengecilkan hati Anda tanpa memberikan nasihat yang membantu.

Penting untuk memperhatikan pola ini karena teman idealnya ada untuk menyemangati Anda, bukan menjatuhkan Anda.

2. Tidak benar-benar senang dengan kesuksesan Anda

Ketika Anda mendapat promosi jabatan, sebuah momen yang merupakan pencapaian penting bagi Anda, reaksi teman Anda justru sebaliknya.

Dia tampaknya tidak bisa mengucapkan selamat kepada dengan tulus. Reaksinya lebih seperti suam-suam kuku, "Bagus sekali," alih-alih kegembiraan dan dukungan yang saya terima dari orang lain.

Rasanya seperti pencapaian Anda meremehkannya dalam beberapa hal atau bahwa dia membandingkan dirinya dengan Anda.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore