
4 Alasan Orang Tidak Pernah Merasa Bahagia yang Sesungguhnya (Freepik)
JawaPos.com - Kebahagiaan bisa jadi sulit dipahami. Terkadang orang bisa tampak bahagia, namun disisi lain mereka murung dan merasa tidak bahagia.
Hal ini merupakan sebuah pengalaman yang berubah-ubah cenderung berpusat pada pencapaian, perolehan, dan kemampuan untuk terus meningkatkan diri sendiri atau keadaan kita.
Jenis kebahagiaan ini mungkin sulit dipertahankan oleh siapapun karena sifatnya yang tidak konsisten dan stres yang disebabkan oleh upaya terus-menerus untuk mempertahankan fenomena yang hanya bersifat sementara ini.
Ada jenis kebahagiaan lain yang tidak didasarkan pada perolehan atau pencapaian, melainkan penghargaan: kepuasan.
Menjadi puas berarti merasa puas dengan siapa diri Anda, di mana Anda berada, dan apa yang Anda miliki.
Dikutip dari laman psychologytoday.com oleh JawaPos.com, Senin (26/8) terdapat 4 alasan orang tidak pernah merasa bahagia yang sesungguhnya, mereka pun cenderung terlihat bahagia tapi tak pernah puas, simak berikut:
1. Terus membandingkan diri sendiri dengan orang lain
Siapa pun yang mengatakan perbandingan adalah pencuri kebahagiaan, sangat bijaksana.
Sulit untuk merasa puas dengan kehidupan sehari-hari jika terus-menerus melihatnya melalui kacamata pengalaman orang lain.
Dengan perbandingan yang mudah didapat melalui ponsel kita, banyak orang yang melakukan perilaku ini setiap hari.
Perbandingan yang menumbuhkan ketidakpuasan selalu melihat pada mereka yang memiliki lebih banyak dan mencapai tingkat kesuksesan yang lebih tinggi (perbandingan sosial ke atas).
Namun jarang dibandingkan dengan mereka yang mungkin tidak memiliki atau melakukan lebih banyak (perbandingan sosial ke bawah).
Karena spektrum perbandingannya tidak terbatas, akan selalu ada contoh-contoh yang pertama, yang menyebabkan ketidakbahagiaan yang meluas jika seseorang terus-menerus memandang kehidupan sebagai pengalaman yang kurang dari orang lain.
2. Rasa menyalahkan tanpa rasa bersalah
Orang-orang yang tidak dapat melihat atau mempertanggungjawabkan kontribusi mereka terhadap konflik dalam hidup mereka, seringkali menderita dalam hubungan, terutama hubungan dekat yang tantangannya tidak bisa dihindari.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
